Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Max Sopacua: Nazaruddin Buka Suara Soal Demokrat

Kamis 25 Mar 2021 10:21 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Agus raharjo

Politisi Senior Partai Demokrat Max Sopacua (kanan) bersama para politisi senior Demokrat lainya memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/6).

Politisi Senior Partai Demokrat Max Sopacua (kanan) bersama para politisi senior Demokrat lainya memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/6).

Foto: Republika/Prayogi
Nazaruddin pernah menjadi terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Max Sopacua mengaku mantan bendahara umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin akan dihadirkan dalam konferensi pers (konpers) di Sport Center Wisma Atlet Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (25/3). Demokrat versi KLB menjadwalkan konpers di Hambalang karena dianggap lokasi bersejarah bagi Demokrat.

"Iya saya akan hadir dalam kegiatan nanti. Pak Nazaruddin juga akan hadir kok," kata Max pada Republika.co.id, Kamis (25/3).

Namun Max enggan membocorkan apa saja yang nantinya diungkapkan Nazaruddin dalam konpers tersebut. Ia hanya menyampaikan konpers akan membahas masalah terkini dan masa depan Demokrat.

"Nanti saja biar Pak Nazaruddin ngomong disana. Pokoknya semuanya tentang KLB dan prospek ke depan," ujar mantan anggota DPR RI tersebut.

Diketahui, proyek pembangunan Wisma Atlet Hambalang menyisakan masalah karena diduga pembangunannya penuh nuansa korupsi. Sejumlah kader Partai Demokrat berakhir di penjara karena kasus proyek Hambalang. Salah satunya Nazaruddin yang kini berpihak ke Demokrat KLB pascabebas dari penjara.

Hingga saat ini, Demokrat versi KLB telah melampirkan sebagian struktur kepengurusan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Hanya saja, nama Nazaruddin masih belum dicantumkan.  Demokrat versi KLB mengklaim belum menemukan posisi yang tepat bagi Nazaruddin. Padahal dalam lampiran struktur kepengurusan itu posisi Bendahara Umum masih lowong.

Baca juga : Ingatkan Korupsi, Demokrat Moeldoko Konpers di Hambalang

"Dia (Nazaruddin) masih bersama kami. Tapi saya enggak tahu akan dimasukkan di bendahara atau posisi lain," kata Max, Selasa (23/3) kemarin.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA