Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Jika Terpilih Lagi, Netanyahu Pastikan Palestina tak Merdeka

Rabu 24 Mar 2021 15:17 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melambai kepada para pendukungnya setelah hasil jajak pendapat pertama untuk pemilihan parlemen Israel di markas partai Likud di Yerusalem, Rabu (24/3).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melambai kepada para pendukungnya setelah hasil jajak pendapat pertama untuk pemilihan parlemen Israel di markas partai Likud di Yerusalem, Rabu (24/3).

Foto: AP/Ariel Schalit
Netanyahu ingin menarik suara pemilih Arab-Israel dalam pemilihan umum.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji bila terpilih kembali, ia tidak akan membiarkan Palestina merdeka. Situs berita Panet melaporkan, Netanyahu menekankan ia yakin perdamaian di Timur Tengah dapat dicapai dengan membuat kesepakatan dengan negara-negara Arab.

Dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (24/3), menurut situs berita Quds Net News, pernyataan Netanyahu tersebut disampaikan untuk menarik suara pemilih Arab-Israel dalam pemilihan umum. Israel menggelar pemungutan suara keempat dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga

"Saya pikir tidak ada hubungannya dengan Palestina, tapi kami memiliki hubungan dengan Otoritas Pelestina mengenai vaksinasi Covid-19, kami harus bekerja sama dengan bertanggung jawab mengenai hal ini. Kami tinggal di wilayah yang sama," kata Netanyahu.

Negara-negara Arab ingin berdamai dengan Israel berdasarkan Inisiatif Perdamaian Arab yang menetapkan pembentukan negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Inisiatif itu akan menjadi solusi bagi pengungsi Palestina dan normalisasi hubungan dengan Israel.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA