Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Chelsea Izinkan AC Milan Permanenkan Tomori, Asalkan...

Rabu 24 Mar 2021 12:47 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Bek AC Milan Fikayo Tomori.

Bek AC Milan Fikayo Tomori.

Foto: TWITTER AC MILAN
Tomori kian menjadi pilihan utama pelatih AC Milan Stefano Pioli.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea tampaknya bersedia melepas Fikayo Tomori ke AC Milan secara permanen. Semula the Blues berniat memulangkan bek tengah 23 tahun ke Stamford Bridge.

Belakangan terjadi perubahan. Tapi kubu London Biru meminta Milan memenuhi syarat yang ditetapkan.

Syarat apakah itu? Intinya kedua pihak sudah sepakat, banderol Tomori sekitar 26 juta poundsterling.

"Rossoneri harus membayar penuh jika ingin mengontrak sang bek secara permanen," demikian laporan yang dikutip dari Sportsmole, Rabu (24/3).

Artinya, Chelsea tak menginginkan opsi lain. Seperti memperbolehkan Il Diavolo membayar secara bertahap dan sebagainya.

Pihak Milan belum merespons kabar ini. Tapi direktor olahraga sekaligus legenda hidup klub tersebut, Paolo Maldini, nampaknya menyukai Tomori.

Baru-baru ini, Maldini bahkan mengonfirmasi Milan akan mempermanenkan status sang bek. Itu berarti, kubu merah-hitam wajib memenuhi tuntatan Chelsea.

Saat ini Tomori menjalani masa peminjaman di AC Milan. Palang pintu berkebangsaan Inggris itu datang ke kota mode pada akhir Januari 2021.

Tepatnya pada bursa transfer musim dingin. Ia beradaptasi dengan cepat.

Hingga kini, Tomori sudah membela Milan dalam 12 laga di berbagai ajang. Perlahan tapi pasti, ia menjadi pilihan utama pelatih Milan, Stefano Pioli.

Apalagi Simon Kjaer kian menua. Jagoan Denmark itu sering bermasalah dengan cedera.

Alessio Romagnoli pun kurang konsisten menampilkan kinerja apik. Situasi demikian membuka kemungkinan Tomori bakal jadi andalan Rossoneri pada tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA