Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Masjid Tertua di London Gelar Vaksinasi Perdana

Rabu 24 Mar 2021 06:04 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

Masjid Tertua di London Gelar Vaksinasi Perdana. Umat Muslim menjalankan ibadah di salah satu masjid di London, Inggris.

Masjid Tertua di London Gelar Vaksinasi Perdana. Umat Muslim menjalankan ibadah di salah satu masjid di London, Inggris.

Foto: EPA
Sebanyak seribu orang ditargetkan menerima vaksin di hari pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Masjid tertua di London, yakni Masjid Fazl atau dikenal Masjid London menjadi tuan rumah vaksinasi Covid-19, Selasa (23/3). Sebanyak seribu orang ditargetkan menerima vaksin di hari pertama mulainya penyuntikan vaksin Covid-19 di masjid yang dibangun pada 23 Oktober 1926 itu.

Seperti dilansir Roya News, Rabu (24/3), memang terdapat kekhawatiran di tengah komunitas untuk mengikuti vaksinasi. Namun demikian menurut kepala klinis Laura Quinton, seiring waktu, kepercayaan mengikuti vaksinasi terus meningkat.

Baca Juga

"Bagi setiap orang yang kami vaksinasi dalam kelompok yang sulit dijangkau mereka memberi tahu dua atau tiga orang lain dan lalu berita itu menyebar," katanya.

Pusat vaksinasi di Masjid London itu dibuka bertepatan menandai setahun sejak dimulainya karantina wilayah karena virus corona. Sejak itu, 126 ribu orang telah meninggal salah satu korban tewas terburuk di dunia akibat pandemi.

Hari refleksi nasional menyaksikan keheningan yang diamati di parlemen dan di seluruh Inggris pada siang hari diikuti dengan lonceng yang berbunyi untuk meratapi yang meninggal dan menghormati mereka yang bekerja di garis depan seperti petugas kesehatan. Pada pukul 20.00 waktu setempat  masyarakat diminta berdiri di depan pintu rumah mereka dengan telepon menyala, lilin, dan obor untuk menandai peringatan. 

Baca juga : Pfizer Mulai Uji Coba Tahap Awal Obat Oral Covid-19

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA