Selasa 23 Mar 2021 13:16 WIB

Warga Tasikmalaya Terluka Parah Usai Diseruduk Babi Hutan

Warga Tasikmalaya Terluka Parah Usai Diseruduk Babi Hutan

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com
 Warga Tasikmalaya Terluka Parah Usai Diseruduk Babi Hutan
Warga Tasikmalaya Terluka Parah Usai Diseruduk Babi Hutan

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Berniat benahi saluran air menuju area persawahan, seorang pria bernama Momo (56), warga Banyuasih, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, diseruduk Babi hutan berukuran besar, Senin (22/03/21).

Korban mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh akibat terkena taring babi hutan sehingga harus dilarikan ke RS Singaparna Medika Citrautama (SMC) Singaparna.

Selain menderita patah tulang tangan, korban juga mengalami luka parah di kepala, lengan, hingga punggung belakang. 

"Korban kondisinya stabil. Ada luka di kepala, patah tulang tangan dan luka di punggung hingga lengannya," kata dokter IGD RSUD SMC Singaparna, dr. Iip Apip, Selasa  (23/3/2021).

Ari Anggara (26), anak korban, menuturkan, peristiwa yang menimpa ayahnya terjadi ketika ayahnya  sedang memperbaiki saluran air menuju sawahnya yang tidak lancar.

Tiba-tiba, seekor babi hutan berukuran besar langsung menyerang korban yang tengah duduk di sungai. Korban tidak mampu menghindar karena babi menyerang dari belakang. Korban berulang kali diseruduk hingga terjungkal masuk sawah dan tidak sadarkan diri.

"Awalnya air di sawah yang baru ditanam padi kering sampai akhirnya ayah saya cek saluran air yang bocor. Pas lagi jongkok benerin saluran air, babi hutan datang seruduk belakang tubuh bapak. Gak bisa hindar kan gak tau." Kata Ari.

Beruntung, nyawa korban selamat usai ditolong pencari gula aren yang mendengar teriakan korban.  "Ditolong pencari gula aren yang mendengar teriakan bapak. Pakai sepotong batang singkong, babi kabur," tambah Ari.

Khawatir jatuh korban jiwa, masyarakat langsung berupaya mengejar babi hutan ini dengan melibatkan anjing. Alhasil, babi hutan terpojok disela-sela batu besar dan berhasil ditangkap.

"Sudah ditangkap sama warga. Sering yang buru memang pak. Makanya turun ke ladang babinya," kata Ari.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement