Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Wapres: Kehadiran MES Harus Bisa Lebih Dirasakan Umat

Selasa 23 Mar 2021 05:43 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Friska Yolandha

Wakil Presiden Ma

Wakil Presiden Ma

Foto: Doni/SetwapresRI
Peran MES dibutuhkan dengan kondisi tantangan yang kini dihadapi umat Islam saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2021-2023 yang baru dilantik segera menyusun rencana program kerja yang efektif, solutif, dan berdampak besar. Wapres mengingatkan MES harus bisa hadir dan turut aktif menyediakan solusi atas berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

"Sebagaimana diamanatkan dalam Musyawarah Nasional V kemarin, kehadiran MES harus bisa lebih dirasakan oleh umat," kata Ma'ruf saat menghadiri pelantikan pengurus MES di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (22/3).

Dalam kesempatan itu, Wapres mengucapkan selamat kepada pengurus MES periode 2021-2023, sekaligus memberi pesan agar visi, misi, dan arah kebijakan MES sejalan dengan rencana kerja Komite Nasioanal Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) 2020-2024.

Khususnya, untuk menciptakan cita-cita pembangunan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Sebab, pengembangan EKS tidak dapat dilakukan oleh unsur Pemerintah saja, melainkan gotong-royong bersama semua pihak termasuk MES.

Ma'ruf menambahkan, peran MES dibutuhkan dengan kondisi tantangan yang kini dihadapi umat Islam baik global maupun nasional, diikuti kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang menurun akibat pandemi Covid-19. Di sisi lain, berbagai upaya pemberdayaan ekonomi umat oleh organisasi-organisasi Islam masih tertatih-tatih dan terkendala terbatasnya sumber daya termasuk permodalan.

"MES sebagai organisasi keumatan diharapkan senantiasa konsisten menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia yang diharapkan bisa lebih luwes dan membumi, menyentuh umat secara langsung," kata Ma'ruf.

Selain itu, ia juga meminta MES dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan usaha, termasuk usaha mikro dan kecil. Pengembangan usaha syariah skala mikro dan kecil, termasuk usaha keuangan agar didorong menjadi bagian dari rantai nilai industri halal global untuk memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi umat.

Ia juga meminta MES merintis kemitraan antara usaha mikro dan kecil dengan usaha besar. Sebab, melalui kemitraan diharapkan dapat memberikan pendampingan dan pembinaan kepada usaha kecil dengan prinsip saling menguntungkan, membutuhkan, dan saling memperkuat.

Berkaitan dengan itu, Wapres juga mendorong MES berperan dalam pembangunan pusat-pusat inkubasi di sejumlah daerah dalam rangka penyemaian tumbuh dan berkembangnya pengusaha dalam berbagai tingkatan.

"MES juga perlu mendorong pembangunan pusat-pusat bisnis syariah (sharia business center) yang didukung infrastruktur digital sebagai sarana interaksi antar pelaku bisnis syariah," kata Ma'ruf.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA