Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Ramadhan Menjadi Rahmat

Senin 22 Mar 2021 19:52 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil

Ramadhan Menjadi Rahmat. Foto: Ilustrasi Ramadhan

Ramadhan Menjadi Rahmat. Foto: Ilustrasi Ramadhan

Foto: Pixabay
Rahmat tercurah saat Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-- Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa bagian pertama bulan Ramadhan adalah masa diturunkannya Rahmat. Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi Rah.a menjelaskan, maksudnya, rahmat Allah SWT dicurahkan kepada seluruh hambanya yang muslim.

Selepas itu Allah SWT akan menambah Rahmat tersebut kepada orang-orang yang mensyukuri-Nya. Dalam surah Ibrahim ayat 7 Allah SWT berfirman.

Baca Juga

"Apabila kamu mensyukuri nikmat-Ku pasti akan Aku tambah nikmat-Ku kepadamu."

Syekh Maulana Muhammad Zakariyya menuturkan, bagian pertengahan bulan Ramadhan adalah masa diturunkannya ampunan sebagai balasan dan penghormatan terhadap puasa yang telah dilakukan.  Bagian ketiga adalah pembebasan dari api neraka. 

"Banyak hadits yang lain menyebutkan tentang pembebasan dari api neraka pada akhir bulan Ramadhan," tulisnya dalam kitab Fadhilah Amal.

Bulan Ramadhan terbagi menjadi 3 bagian, sebagaimana diterangkan dalam hadits di atas. Menurut pemahaman Syekh Maulana Muhammad Zakariyya bahwa bulan Ramadhan dibagi menjadi tiga yaitu rahmat, maghfirah dan kebebasan dari api neraka.

"Karena manusia terbagi menjadi tiga golongan," katanya.

Pertama, orang-orang yang tidak mempunyai beban dosa sehingga Ramadhan semenjak awal merupakan curahan hujan rahmat dan nikmat bagi mereka. Kedua, orang-orang yang beban dosanya ringan, Mereka menerima ampunan dari Allah SWT setelah berpuasa beberapa hari.

"Sebagai berkah dan beralasan terhadap puasa mereka dosa-dosa mereka diampuni," katanya.

Ketiga, orang-orang yang banyak berbuat dosa. Bagi mereka, kebebasan dari api neraka setelah berpuasa lebih lama pada Bulan ramadhan.  Bagi golongan yang semenjak awal ramadan telah memperoleh rahmat Allah SWT dan golongan yang dosa-dosanya telah diampuni. 

"Maka tidak perlu ditanya lagi beberapa banyak Rahmat bercurahan kepada mereka di akhir ramadhan. Wallahualam," kata Syekh Maulana.

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA