Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

Uu: Masyarakat Perlu Sosialisasikan Vaksinasi di Medsos

Ahad 21 Mar 2021 09:21 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Andi Nur Aminah

Pengemudi ojek daring menunjukkan surat vaksinasi Covid-19 usai disuntik vaksin Covid-19 di Sport Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung (ilustrasi)

Pengemudi ojek daring menunjukkan surat vaksinasi Covid-19 usai disuntik vaksin Covid-19 di Sport Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung (ilustrasi)

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Kalau bisa, saat melaksanakan vaksinasi warga memotret dan mengunggah ke medsosnya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal di Mall Asia Plaza, Kota Tasikmalaya, akhir pekan ini. Sebanyak 400 petugas publik dan guru mengikuti vaksinasi massal yang digelar Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dan Mall Asia Plaza. 

Uu mengajak masyarakat yang sudah divaksin untuk menginformasikan bahwa vaksin COVID-19 aman di akun media sosial pribadi secara masif. "Kalau bisa, saat melaksanakan vaksinasi masyarakat memotret dan mengunggahnya ke media sosial masing-masing. Apapun bahasanya, yang penting ada informasi positif setelah divaksin," kata Uu. "Mudah-mudahan cara ini akan menambah kepercayaan masyarakat agar mau divaksin," imbuhnya. 

Baca Juga

Dalam kegiatan tersebut, Pak Uu juga menceritakan pengalamannya saat menjalani vaksinasi Covid-19. Menurutnya, setelah dua kali disuntik vaksin, dirinya tidak mengalami gejala apapun. 

Oleh karena itu, Uu meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu mengikuti program vaksinasi. "Di luar, ada isu vaksin akibatnya ini itu, sakit, pingsan, meninggal dan yang lainnya. Sampai hari ini saya sudah divaksin dua kali tidak ada reaksi apa-apa," katanya.

"Justru dengan vaksin ini, InsyaAllah akan timbul imun kita yang hebat dan lebih kuat. Oleh karena itu, masyarakat jangan ragukan vaksin," imbuhnya. 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA