Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

AS Tuntut Peretas asal Swiss atas Pencurian Data

Ahad 21 Mar 2021 04:34 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Dwi Murdaningsih

Peretasan. Ilustrasi

Peretasan. Ilustrasi

Foto: PC World
Peretas dituduh mencuri kredensial dan data serta mempublikasikan ke web.

REPUBLIKA.CO.ID, SEATTLE -- Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) telah mendakwa seorang peretas asal Swiss dengan  pencurian data. Dakwaan diputuskan setelah lebih dari sepekan peretas menyombongkan diri untuk membantu membobol sistem online dari startup kamera keamanan AS.

Surat dakwaan terhadap Till Kottmann yang berusia 21 tahun diajukan pada hari Kamis (18/3) oleh dewan juri di Distrik Barat Washington. Jaksa federal mengatakan Kottmann, dari Lucerne, Swiss, awalnya didakwa pada September atas berbagai tuduhan yang melibatkan pencurian kredensial dan data serta mempublikasikan kode sumber dan informasi kepemilikan dari lebih dari 100 entitas di web.

Kottmann melakukan peretasan sekaligus membocorkan rekaman kamera dari pelanggan penyedia kamera keamanan California Verkada. Kottmann mengaku melakukannya sebagai bagian dari pengungkapan bahaya pengawasan massal.

"Tindakan ini dapat meningkatkan kerentanan bagi semua orang mulai dari perusahaan besar hingga konsumen perorangan," kata Penjabat Pengacara AS Tessa Gorman dilansir dari AP pada Jumat (19/4).

"Membungkus diri dengan motif yang diduga altruistik tidak menghilangkan bau kriminal dari gangguan, pencurian, dan penipuan seperti itu," lanjut Gorman.

Otoritas Swiss mengatakan mereka telah menggerebek rumah Kottmann di Lucerne akhir pekan lalu atas permintaan otoritas AS. Dakwaan tersebut mengikat sejumlah peretasan ke Kottmann selama setahun terakhir, termasuk satu peretasan yang menargetkan produsen perangkat keamanan yang yang berbasis di wilayah Seattle. Bahkan peretasan lainnya oleh Kottmann memengaruhi pembuat peralatan taktis.

Dalam beberapa kasus, jaksa penuntut mengatakan Kottmann secara tidak benar menggunakan kredensial karyawan yang valid untuk mendapatkan akses ke database. Surat dakwaan mengatakan Kottmann juga meretas Departemen Transportasi negara bagian Washington, produsen mobil dan perusahaan investasi keuangan.

Dakwaan tersebut tidak menyebutkan peretasan profil tinggi perusahaan Verkada. Padahal insiden itu yang menarik perhatian karena mengekspos siaran kamera dan rekaman video yang diarsipkan dari sekolah, penjara, pabrik, pusat kebugaran, dan kantor perusahaan.

Kottmann sebelumnya telah menarik perhatian karena membocorkan materi yang diretas untuk mengungkap kelemahan keamanan, termasuk dari pembuat chip AS Intel tahun lalu. Kottmann mengklaim dirinya berasal dari kelompok yang dijuluki APT-69420 Arson Cats.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA