Jumat 19 Mar 2021 23:58 WIB

Gubernur Jateng terima 38 GeNose C19 dari UGM

UGM berharap Genose bisa membantu percepatan penanganan Covid-19 di Jateng

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat berkunjung dan melihat cara kerja alat pendeteksi Covid-19 karya Universitas Gadjah Mada (UGM), GeNose C19, di UGM Science Technopark, Yogyakarta, 
Foto: istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat berkunjung dan melihat cara kerja alat pendeteksi Covid-19 karya Universitas Gadjah Mada (UGM), GeNose C19, di UGM Science Technopark, Yogyakarta, 

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima 38 unit alat pendeteksi COVID-19 berbasis embusan nafas GeNose C19 yang diserahkan oleh Rektor Universitas Gadjah Mada Profesor Panut Mulyono di Rumah Dinas Gubernur di Semarang, Jumat malam.

Sebanyak 3.800 kantong nafas dan 38 unit GeNose C19 tersebut melengkapi dua unit yang sudah diterima terlebih dulu untuk pesanan Pemprov Jateng beberapa waktu lalu.

Ganjar mengatakan bahwa dari sekitar 40 unit GeNose C19 yang sudah diterima itu tidak langsung didistribusikan, melainkan melakukan pelatihan terhadap operator dari GeNose C19.

"Nanti tahap pertama kita akan melakukan pelatihan dulu pada kawan-kawan, untuk menggunakan, meskipun saya tahu tidak terlalu sulit itu hanya cukup diinstal saja," katanya.

Langkah selanjutnya adalah menghitung titik pendistribusian dengan menilai tingkat kedaruratan atau kepentingan dari penggunaan GeNose C19.

"Umpama kalau kita ada rapat, ada pertemuan cukup ramai, ada tamu yang cukup ramai, ini bisa dimanfaatkan atau pada daerah-daerah. Umpama ini agak 'emergency' di daerah tertentu, ada daerah yang membutuhkan 'tracing' yang cepat, ini bisa kita gerakkan karena kan bisa 'mobile' dengan cepat, nanti biar Pak Kadinkes lah yang mengatur," ujarnya.

Ganjar juga berharap UGM dengan pihak yang memroduksi bisa melakukan percepatan, sehingga jika produksi bisa lebih cepat, pihaknya dapat menambah pesanan unit GeNose C19.

"Belum, belum. Jadi kita masih 'keep' dulu karena produksinya juga masih sangat terbatas. Tadi Pak Rektor juga menyampaikan lagi 'on going', kerja samanya agar bisa dilakukan percepatan produksi, kalau nanti memungkinkan, produksinya bisa cepat kita bisa lebih mudah ,kita akan tambah sehingga 'skrining' kita akan lebih baik," katanya.

Sementara itu, Rektor UGM Profesor Panut Mulyono yang didampingi Wakil Rektor Paripurna Poerwoko Sugarda serta tim GeNose C19 berharap dengan tambahan 38 unit GeNose C19 bisa mendukung Pemprov Jateng dalam percepatan penanganan COVID-19.

"Semoga ini bermanfaat pak, dan semoga bisa digunakan sebaik-baiknya," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement