Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Kiai Gontor Rilis Lagu Akankah Dunia Rela

Sabtu 20 Mar 2021 01:00 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil

 Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal merilis sebuah lagu berjudul Akankah Dunia Rela, Jum

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal merilis sebuah lagu berjudul Akankah Dunia Rela, Jum

Foto: dok. Istimewa
Lagu Akankah Dunia Rela dirilis kiai Gontor.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal merilis sebuah lagu yang merupakan refleksi atas berbagai fenomena dunia yang terjadi saat ini. Lagu berjudul "Akankah Dunia Rela" ini merupakan bagian kedua dari "Kembalilah Trilogy". 

 

Baca Juga

Sebelum dilaunching, poster dan info tentang lagu ini ini telah viral di berbagai sosial media, mengingat kuatnya pesan dalam lagu ini. "Lagu ini mengajak manusia untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah kita terima, meninggalkan segala kejahatan, kezhaliman, maksiat dan dosa, serta memperbanyak berbuat kebaikan di muka bumi," ujar Kiai Sahal dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Jum'at (19/3). 

Produksi lagu dan video klip lagu ini melibatkan berbagai elemen dari berbagai kota serta negara. Lagu ini seolah mengajak masyarakar untuk menyatukan langkah untuk bersama menghadapi tantangan global yang tengah dihadapi saat ini.

Dengan Ramadhan yang telah mendekat ini, menurut Kiai Hasan, lagu ini sekaligus menjadi bahan renungan untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 

"Dengan momen puasa yang penuh pintu rahmat-Nya dan diikuti dengan perenungan atas nikmat-Nya, pesan dalam lagu ini diharapkan bisa menjadikan batu loncatan bagi kita untuk meninggalkan kekhilafan yang selama ini telah dilakukan, baik sengaja maupun tidak sengaja, dan kembali kepada fitrah penciptaan manusia," jelas Kiai Hasan. 
Berikut lirik dari lagu ciptaan KH Hasan Abdullah Sahal:

Bumi perputar pada porosnya

Pagi dan petang pun silih berganti

Semua berjalan dengan sempurna

Taat dan patuh pada Sang Pencipta

Pantaskah manusia ingkar akan fitrahnya

Tiada taat dan patuh kepadaNya

Reff

Akankah dunia rela

Atas mungkarnya manusia

Tidakkah ada rasa takut di jiwa

Mengapa lisan berdusta mengingkari nuraninya

Tidakkah ada kejujuran di jiwa

Umat manusia diciptakanNya

Sebagai makhluk yang paling sempurna

Namun nyatanya keangkuhan ada

Kerusakan pun kerana ulahnya

Pantaskah manusia ingkar akan fitrahnya

Tiada taat dan patuh kepadaNya

Reff

Akankah dunia rela

Atas mungkarnya manusia

Tidakkah ada rasa takut di jiwa

Mengapa lisan berdusta mengingkari nuraninya

Tidakkah ada kejujuran di jiwa

Bumi seakan tak rela

Diguncangkanlah tanahnya

Lautpun luapkan semua amarahnya

Gunung seakan tak rela

Berapi menahan murka

Angin hempaskan segala angkara murka...

Nyatakan kebenaran jangan membenarkan kenyataan

Yakinlah pasti akan ada cahya penerang

Semoga perlindungan ampunan serta hidayahNya

Selalu terlimpah untuk kita

Selalu terlimpah selamanya...

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA