Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Ini yang Dibelanjakan Nabi Saat Berutang

Jumat 19 Mar 2021 14:13 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Esthi Maharani

Rasulullah SAW. Ilustrasi

Rasulullah SAW. Ilustrasi

Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Rasulullah pernah berutang untuk menutupi kebutuhan pokoknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasulullah pernah berutang untuk menutupi kebutuhan pokoknya. Utang itu bukan untuk membeli barang mewah melainkan untuk mendapatkan bahan makanan bagi dirinya dan keluarga.

Dikutip dari buku Harta Haram Muamalat Kontemporer karya Erwandi Tarmizi, hal ini sebagaimana yang diriwayatkan Aisyah radhiyallahu anha,

اشترى رسول الله صلى الله عليه وسلم من يهدي طعاما بنسيءة، ورهنه درعه

"Rasulullah membeli bahan makanan dari seorang Yahudi dengan cara tidak tunai dan memberikan baju besinya sebagai jaminan" (HR Bukhari).

Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu mengisahkan bahwa Rasulullah sering berdoa kepada Allah Swt meminta perlindungan dari lilitan utang.

Nabi Saw berdoa dengan ucapan,

الهم إني أعوذ بك من الهم والحزن، والعجز والكسل، والبخل والجبن، وضلع الدين وغلبة الرجال

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keluh kesah dan rasa sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat bakhil dan penakut, dari lilitan utang dan laki-laki yang menindas (HR Bukhari).

Ketika ditanya, mengapa beliau berlindung dari lilitan utang, beliau menjawab,

إن الرجل إذا غرم، حد ث فكذب، ووعد فأ خلف

"Karena seseorang yang dililit utang, bila berbicara ia akan berbohong, dan bila berjanji ia akan memungkirinya" (HR Bukhari).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA