Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

In Picture: Dokter Umum di Tasmania akan Diizinkan Resepkan Ganja

Jumat 19 Mar 2021 06:47 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Tanaman ganja (ilustrasi)

Foto: Antara/Ampelsa
Mulai 1 Juni, Tasmania mengizinkan dokter umum meresepkan ganja untuk medis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga Tasmania akan segera bisa mendatangi dokter umum dan meminta diresepkan ganja untuk alasan medis. Namun pemerintah negara bagian mengatakan, opsi yang baru mulai berlaku pada 1 Juli mendatang ini mungkin tidak akan sesederhana apa yang dipikirkan.

Tasmania adalah satu-satunya wilayah di Australia yang tidak memperbolehkan dokter umum meresepkan ganja karena alasan medis untuk pasiennya. Secara legal, selama ini pasien hanya bisa mendapatkan akses ke ganja obat itu melalui dokter spesialis, misalnya neurolog.

Sejak September 2017 sampai Agustus 2020, hanya 16 orang Tasmania yang secara legal meresepkan ganja obat melalui Skema Akses yang Terkontrol dari pemerintah.

Para pegiat ganja obat serta sejumlah politisi, termasuk anggota dewan legislatif Tasmania, Ivan Dean dan senator dari Partai Buruh, Anna Urquhart dan Catryna Bilyk telah lama menyerukan agar skema ini diperbaiki.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Senat untuk menyelidiki "hambatan akses pasien ke ganja obat di Australia" awal tahun lalu merekomendasikan agar negara bagian itu sejalan dengan kebijakan di wilayah-wilayah lainnya di Australia. Senin (15/3) lalu, Pemerintah Tasmania akhirnya mengumumkan keputusan itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga Tasmania akan segera bisa mendatangi dokter umum dan meminta diresepkan ganja untuk alasan medis. Namun pemerintah negara bagian mengatakan, opsi yang baru mulai berlaku pada 1 Juli mendatang ini mungkin tidak akan sesederhana apa yang dipikirkan.

Tasmania adalah satu-satunya wilayah di Australia yang tidak memperbolehkan dokter umum meresepkan ganja karena alasan medis untuk pasiennya. Secara legal, selama ini pasien hanya bisa mendapatkan akses ke ganja obat itu melalui dokter spesialis, misalnya neurolog.

Sejak September 2017 sampai Agustus 2020, hanya 16 orang Tasmania yang secara legal meresepkan ganja obat melalui Skema Akses yang Terkontrol dari pemerintah.

Para pegiat ganja obat serta sejumlah politisi, termasuk anggota dewan legislatif Tasmania, Ivan Dean dan senator dari Partai Buruh, Anna Urquhart dan Catryna Bilyk telah lama menyerukan agar skema ini diperbaiki.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Senat untuk menyelidiki "hambatan akses pasien ke ganja obat di Australia" awal tahun lalu merekomendasikan agar negara bagian itu sejalan dengan kebijakan di wilayah-wilayah lainnya di Australia. Senin (15/3) lalu, Pemerintah Tasmania akhirnya mengumumkan keputusan itu.

Sumber : ABC
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES