Edhy Prabowo Mengaku tak Kenal Pedangdut Betty Elista

Red: Andri Saubani

Tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bersiap menjalani pemeriksaan lanjutan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/3). Edhy Prabowo diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. Republika/Thoudy Badai
Tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bersiap menjalani pemeriksaan lanjutan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/3). Edhy Prabowo diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. Republika/Thoudy Badai | Foto: Republika/Thoudy Badai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo,mengaku tidak kenal dengan pedangdut bernama Betty Elista. Betty diduga ikut menerima aliran dana terkait kasus yang menjerat Edhy.

"Betty? Tidak kenal saya, tidak kenal," kata dia, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/3).

Baca Juga

Awalnya, awak media menanyakan kepada dia soal dugaan aliran uang kepada Betty. Namun, ia tak tahu menahu dengan sosok Betty itu.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa Betty pada Rabu (17/3) untuk dia dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait perizinan ekspor benih lobster (benur) di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Penyidik mendalami pengetahuan Betty terkait dugaan aliran sejumlah uang dari dia melalui Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadinya.

Saat ini, KPK masih menyidik enam tersangka yang merupakan penerima suap kasus itu, yaitu Prabowo, Staf Khusus Edhy sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas KKP, Safri, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas, Andreau Misanta Pribadi. Selanjutnya, Amiril Mukminin, pengurus PT Aero Citra Kargo, Siswadi, dan Ainul Faqihselaku staf istri Prabowo.

Sedangkan pemberi suap, yakni Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama, Suharjito, yang saat ini sudah berstatus terdakwa dan dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Suharjito didakwa memberikan suap senilai total Rp 2,146 miliar yang terdiri dari 103.000 dolar AS (sekitar Rp 1,44 miliar) dan Rp 706.055.440 kepada Prabowo.

Suap diberikan melalui perantaraan Safri dan Andreau, Amiril, Ainul, dan Siswadhi Pranoto Loe selaku Komisaris PT Perishable Logistics Indonesia sekaligus pendiri PT Aero Citra Kargo.

photo
Tujuh Tersangka Kasus Suap Menteri Edhy - (Infografis Republika.co.id)

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Edhy Prabowo Mengaku tak Kenal Pedangdut Betty Elista

KPK Geledah Kantor Dinas di Bandung Barat

KPK Geledah Kantor Dinsos Bandung Barat

KPK Geledah Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Bandung Barat

Wujudkan JKN-KIS Bebas Korupsi, BPJS Kesehatan Gandeng KPK

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image