Rabu 17 Mar 2021 22:07 WIB

Bupati Padang Pariaman Klaim Warganya tak Menolak Jalan Tol

Saat ini masih terus dilakukam mediasi ke masyarakat terkait pembebasan lahan.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andi Nur Aminah
Foto udara pembangunan ruas jalan tol Padang - Pekanbaru di Nagari Kasang, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat (ilustrasi)
Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Foto udara pembangunan ruas jalan tol Padang - Pekanbaru di Nagari Kasang, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PARIAMAN -- Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membantah warganya menolak pembangunan jalan tol yang akan melewati kabupaten tersebut. Menurut Suhatri, adanya kendala pembebasan lahan yang akan dipakai untuk pembangunan tol bukan berarti penolakan dari warga.

"Sebenarnya secara prinsip, masyarakat mendukung seluruhnya. Yang namanya semua kepala orang kan sama hitam, pikirannya belum tentu sama. Tentu mereka perlu penjelasan. Alhamdulillah, sudah kita sentuh," kata Suhatri, Rabu (17/3).

Baca Juga

Pemkab Padang Pariaman menurut Suhatri berkomitmen mendukung proyek strategis yang dipercaya meningkatkan perekonomian Sumbar. Masyarakat di daerah tersebut mendukung pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra ruas Padang-Pekanbaru seksi I Padang-Sicincin.

Sampai saat ini, Pemkab Padang Pariaman menurut Suhatri terus berperan memediasi masyarakat terkait pembebasan lahan. "Masyarakat hanya meminta ganti rugi lahan dilakukakan secara adil. Meski demikian, upaya ganti rugi masih terus berjalan. Hanya saja tanah saat ini banyak tanah adat sehingga tidak punya surat," ucap Suhatri.

Suhatri berharap pembangunan jalan tol bisa selesai secepatnya. Ia juga meminta dukungan seluruh masyarakat  baik di ranah dan rantau agar persoalan pembangunan jalan tol dapat diurai satu persatu.

Sebelumnya diberitakan pembangunan jalan tol sesi Padang-Sicincin sudah dilaksanakan selama tiga tahun. Namun, progresnya baru mencapai 37,98 persen dari total panjang 36,6 kilometer.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement