Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Baznas Sleman Target Himpun ZIS 5,5 Miliar Tahun Ini

Rabu 17 Mar 2021 21:56 WIB

Red: Hiru Muhammad

Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Mustahik yang digelar Baznas  Kabupaten Sleman di Kantor Bank Sleman, Rabu (20/3).

Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Mustahik yang digelar Baznas Kabupaten Sleman di Kantor Bank Sleman, Rabu (20/3).

Foto: dok. Pemkab Sleman
Untuk 2021 Baznas Sleman targetkan ZIS Rp 5,5 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN--Ketua Baznas Sleman, Kriswanto mengatakan, zakat, infaq dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Baznas tidak cuma berasal dari masyarakat. Namun, berasal dari ASN-ASN di OPD, Kapanewon, BUMD dan instansi vertikal di Kabupaten Sleman.

Ia mengungkapkan, target perhimpunan dana ZIS pada 2020 sebesar Rp 5 miliar dan bisa tercapai melebihi target sebesar Rp 5,6 miliar, dan ditasyarufakan sebesar Rp 6,4 miliar. Sedangkan, untuk 2021 Baznas Sleman targetkan ZIS Rp 5,5 miliar.

"Pentasyarufan dan pendayagunaan ZIS dalam bentuk lima program Sleman Produktif , Sleman Sehat, Sleman Cerdas, Sleman Takwa dan Sleman Peduli," kata Kriswanto dalam peletakan batu pertama perbaikan RTLH di Hargobinangun, Rabu (17/3).

Pada kesempatan itu, dana himpunan Baznas Sleman disalurkan lewat perbaikan dua rumah RTLH yang ada di Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem. Diberikan bagi dua KK atas nama Welas Asih dan Supahargiyo masing-masing sebesar Rp 15 juta.

Selain itu, disalurkan bantuan kursi roda dan alat bantu jalan yang diberikan kepada perwakilan PPDI. Bantuan lain ada logistik gotong royong Rp 3 juta bagi warga Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, yang terdampak angin puting beliung.

Bantuan perbaikan rumah itu secara simbolis diserahkan Bupati Sleman, Kustini Purnomo. Dalam sambutannya, Kustini berharap, melalui kegiatan itu penanganan RTLH segera teratasi dan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan di Sleman."Saya berharap agar kepedulian ini dapat menjadi sebuah gerakan yang nantinya bisa menggerakkan sumber-sumber lain yang tidak hanya berasal dari Baznas," ujar Kustini.

Pada 2020, Pemkab Sleman ada 1.538 RTLH yang tertangani. Dialokasikan melalui APBN ke 306 RTLH, APBD ke 1.205 RTLH dan Baznas ke 27 RTLH. Kustini berharap, masyarakat turut membantu melakukan pendataan RTLH yang ada di sekitar mereka."Sehingga, pemerintah mendapatkan data yang akurat mengenai RTLH di Kabupaten Sleman. Hal ini penting agar penanganan RTLH di Kabupaten Sleman semakin baik," kata Kustini. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA