Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Sebulan Lagi, Twitter akan Diblokir di Negara Ini

Rabu 17 Mar 2021 06:45 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Sebulan Lagi, Twitter Akan Diblokir! Berlaku di .... (Foto: Unsplash/Moran)

Sebulan Lagi, Twitter Akan Diblokir! Berlaku di .... (Foto: Unsplash/Moran)

Pemerintah Rusia pekan lalu memperlambat kecepatan Twitter

Rusia akan memblokir Twitter dalam 1 bulan, kecuali jejaring media sosial itu mau menghapus konten yang pemerintah larang.

Pemerintah Rusia pekan lalu memperlambat kecepatan Twitter di Rusia sebagai konsekuensi atas kegagalan Twitter dalam menghapus daftar tertentu dari konten terlarang.

Baca Juga

Melansir Reuters, Selasa (16/3/2021), Twitter mengatakan, "Kami khawatir kalau langkah itu akan mengancam kebebasan berbicara di Rusia dan kami tak mengizinkan platform digunakan untuk mempromosikan perilaku ilegal seperti yang Rusia tuduhkan."

Baca Juga: Pantang Mundur! Miliarder Ini Makin Cinta Sama Bitcoin dan Cryptocurrency

Baca Juga: Waduh! Nokia Niat Pangkas 10 Ribu Pekerjaan! Gegara Apa Tuh?

Wakil kepala pengawas komunikasi Rusia, Roskomnadzor, Vadim Subbotin mengatakan, jika Twitter belum menangani masalahnya di Rusia, maka akan ada pemblokiran dalam sebulan.

"Twitter tak menanggapi permintaan kami sebagaimana mestinya. Jika situasi terus berlanjut, maka Twitter akan kami blokir dalam sebulan lagi, tanpa perintah pengadilan," ujar Subbotin.

Namun, Twitter masih dapat menghindari pemblokiran jika mengambil tindakan menghapus konten ilegal seperti pornografi anak dan yang berkaitan dengan obat-obatan terlarang dan bunuh diri.

Twitter tak menanggapi permintaan berkomentar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA