Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Kemiskinan di Sumut Meningkat karena Pandemi Covid-19

Selasa 16 Mar 2021 21:26 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi

Foto: Republika/Mimi Kartika
Hingga September 2020, jumlah angka kemiskinan di Sumut sebanyak 1.356.720 jiwa.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Jumlah angka kemiskinan di Provinsi Sumatra Utara selama masa pandemi Covid-19 terhitung Maret hingga September 2020 mengalami peningkatan 0,39 poin atau 73.430 jiwa dari total penduduk sebesar 14.799.361 jiwa. Hal itu dikatakan Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi pada rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumut Tahun Anggaran 2020 di Gedung DPRD Sumut, Selasa (16/3). 

Gubernur mengatakan dari hasil Susenas, hingga September 2020, jumlah angka kemiskinan di Sumut sebanyak 1.356.720 jiwa atau 9,14 persen dari total penduduk.Sementara jumlah angka kemiskinan sebelum pandemi Covid-19 sebesar 1.283.290 jiwa. "Kondisi ini menunjukkan jumlah penduduk miskin mengalami kenaikan sebanyak 73.430 jiwa dengan kenaikan persentase penduduk miskin sebesar 0,39 poin," katanya.

Baca Juga

Sementara itu, untuk jumlah angka pengangguran sepanjang 2020 selama pandemi Covid-19 sebanyak 508 ribu orang. "Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat dengan menurunnya tingkat pendapatan terutama pada masyarakat menengah ke bawah," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA