Senin 15 Mar 2021 22:57 WIB

Stikes Yasindra dan Rumah Zakat Gelar Penyuluhan Kesehatan

Ditemukan 20 balita berada pada zona kuning dan 30 balita dengan status gizi BGM

Dalam rangka melaksanakan Pengabdian Masyarakat, dosen progam studi keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yayasan Indra Husada menggelar penyuluhan bertajuk optimalisasi kader kesehatan dalam mencegah stunting pada anak di desa berdaya Bojongsari, Kabupaten Indramayu, Sabtu (6/3).
Foto: istimewa
Dalam rangka melaksanakan Pengabdian Masyarakat, dosen progam studi keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yayasan Indra Husada menggelar penyuluhan bertajuk optimalisasi kader kesehatan dalam mencegah stunting pada anak di desa berdaya Bojongsari, Kabupaten Indramayu, Sabtu (6/3).

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU--Dalam rangka melaksanakan Pengabdian Masyarakat, dosen progam studi keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yayasan Indra Husada menggelar penyuluhan bertajuk optimalisasi kader kesehatan dalam mencegah stunting pada anak di desa berdaya Bojongsari, Kabupaten Indramayu, Sabtu (6/3).

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan Relawan Rumah Zakat, ditemukan 20 balita berada pada zona kuning dan 30 balita dengan status gizi bawah garis merah (BGM). Karena itu, pihaknya bekerja sama dengan pos pelayanan terpadu (Posyandu) setempat memberikan penyuluhan kepada orang tua.

Selain itu, Relawan Rumah Zakat juga memberi makanan pendamping balita, multivitamin penambah nafsu makan untuk anak di atas satu tahun, dan materi tertulis untuk menambah pengetahuan orang tua. Tidak berhenti sampai di sini, Rumah Zakat juga akan melakukan kunjungan rumah sebagai bentuk pendekatan keluarga.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement