Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Makassar Recovery Disiapkan Antisipasi Corona Varian Baru

Senin 15 Mar 2021 22:35 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Virus corona dalam tampilan mikroskopik. (ilustrasi)

Virus corona dalam tampilan mikroskopik. (ilustrasi)

Foto: EPA/CDC
Wali Kota Makassar menduga varian B117 asal Inggris sudah masuk wilayahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program Makassar Recovery untuk mengantisipasi penularan Covid-19 varian baru. Yakni B117, yang berasal dari Inggris.

Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto di Makassar, Senin (15/3), mengatakan pihaknya sejak awal sudah menyiapkan penanganan virus yang bermutasi menjadi virus baru itu melalui program tersebut, yang telah diluncurkan untuk memproteksi lebih awal.

"Makassar Recovery itu bagian dari proteksi dan antisipasi, kita sudah punya prosedur menghadapi itu, tidak hanya Covid-19," katanya.

Mengenai jenis virus baru itu, ia menduga sudah masuk Makassar. Alasannya, ia telah mendapat sejumlah laporan bahwa ada warga yang kembali terpapar Covid-19. Namun, katanya, hal ini belum bisa dibuktikan karena masih perlu tahapan pengujian di laboratorium.

"Saya belum dapat laporan, tapi saya mencurigai, karena ada beberapa orang dekat saya yang sudah dua kali kena Covid-19," ujarnya.

Dengan demikian, lanjut dia, bisa saja B117 ini ada, karena mestinya dalam enam bulan sudah ada kekebalan dari yang pernah terpapar.

Varian baru adalah hasil mutasi B117 memiliki kemampuan penularan yang lebih tinggi, berdasarkan hasil penelitian lapangan.

Sebagai gambaran, apabila Covid-19 itu satu orang terakhirnya menjangkiti sembilan orang, sedang pada saat yang sama B117 itu satu orang bisa menjangkiti 25 orang, artinya daya tularnya hampir tiga kali lipat dari virus Covid-19.

Sebelumnya diketahui, pemerintah mengonfirmasi mutasi virus corona B117 pertama kali terdeteksi di Inggris. Dan telah ditemukan di Indonesia. Varian virus baru itu lebih menular sekitar 50 persen dibandingkan dengan strain aslinya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA