Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Peserta Kampus Mengajar akan Dapat 12 SKS

Selasa 16 Mar 2021 03:00 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Andi Nur Aminah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Pada awal 2021, jumlah mahasiswa yang mengikuti program ini sebanyak 15 ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan Program Kampus Mengajar akan setara dengan 12 SKS. Pada awal tahun 2021 ini, jumlah mahasiswa yang mengikuti program ini sebanyak 15 ribu.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan program ini diberi banyak SKS karena melatih mahasiswa di berbagai macam hal. "Karena ini akan melatih, bukan hanya intelektual, tapi pertama, karakter Anda, bisa tidak beroperasi dalam situasi yang lumayan kritis di masa pandemi, di daerah yang paling membutuhkan dari sisi sosial ekonomi, dalam satu sektor yang dampaknya sangat besar bagi negara kita," kata Nadiem, saat membuka pembekalan Kampus Mengajar Angkatan 1 2021, Senin (15/3).

Baca Juga

Semua sisi dari mahasiswa yang berkaitan dengan masa depannya dilatih. Mulai dari pemecahan masalah, kemampuan berkolaborasi, akhlak, hingga rasa kebhinekaan mahasiswa semuanya dilatih di dalam program ini.

"Ini adalah proyek yang buat saya, walaupun di awal banyak yang tidak sempurna tapi kita beradaptasi dalam proyek ini. Teman-teman mahasiswa semua sudah pasti akan meningkatkan kapabilitas yang dibutuhkan, bukan hanya dunia pendidikan tapi juga berkarir," kata dia lagi.

Hal senada diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Nizam. Ia berpendapat, program ini tidak hanya penting untuk mengejar ketertinggalan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama ini. Kegiatan ini juga bisa menjadi pengalaman yang berharga bagi para mahasiswa.

"Yang terpenting, bagi adik-adik mahasiswa adalah pengalaman dan pemahaman tentang permasalahan yang dihadapi di dunia pendidikan kita," kata Nizam.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA