Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Resmi Pergi, Wilder Pernah Sangat Bahagia di Sheffield

Sabtu 13 Mar 2021 21:33 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Eks Manajer Sheffield United Chris Wilder

Eks Manajer Sheffield United Chris Wilder

Foto: AP/Alex Livesey/Pool Getty
Dalam lima tahun, Wilder membawa Sheffield dari League One ke Liga Primer Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, YORKSHIRE -- Chris Wilder mengumumkan perpisahannya dengan Sheffield United pada Jumat (12/3) waktu setempat. Wilder mengundurkan dari posisinya sebagai manajer setelah memimpin klub lima tahun. 

Wilder memiliki catatan baik dengan membawa tim dari kompetisi League One (kasta ketiga Liga Inggris) menuju Liga Primer Inggris. Selain menjadi manajer, Wilder merupakan pemain Sheffield United selamaa enam tahun. 

Ketika ditunjuk jadi pelatih Sheffield United, Wilder sangat bahagia dan mengutarakannya dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports. Dia mengakui negosiasinya untuk memimpin klub yang pernah dia bela tidak membutuhkan waktu yang lama.

"Segera setelah Sheffield United menghubungi, keputusan dibuat, negosiasi tidak butuh waktu lama. Saya senang dengan tantangan ini, ini adalah divisi yang sulit, jelas tingkat ekspektasi di sini sangat besar dan seharusnya begitu, tetapi bukan tidak mungkin keluar dari divisi ini," kata Wilder dilansir dari laman Examiner Live, Sabtu (13/3).

Wilder menyadari Sheffield United telah berada di League One terlalu lama. Dia menyebut ingin membawa klub ke arah yang benar dan mengangkat klub dari posisinya.

"Klub ini bisa pergi ke mana pun yang diinginkannya," kata Wilder.

Di tahun pertama kepemimpinannya, klub mengakhiri musim di papan tengah League One. Namun selama dua musim beruntun, klub berhasil menembus Championship dan promosi di Liga Primer Inggris.

Musim lalu, Wilder membawa klub ke posisi sembilan klasemen akhir. Sayangnya, Wilder meninggalkan Sheffield ketika klub berada di zona degradasi. Di sisa sepuluh laga tersisa, nasib Sheffield pun bisa diprediksi karena jauhnya poin untuk melepaskan diri dari zona degradasi.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA