Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Ini Tiga Destinasi Wisata Sumedang Layak Isi Libur Panjang

Sabtu 13 Mar 2021 11:15 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto

kawasan hutan pinus di wilayah Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari

kawasan hutan pinus di wilayah Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari

Foto: Istimewa
Sumedang tak hanya dikenal sebagai Kota Tahu, tapi juga menyimpan potensi pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Liburan panjang ini, masih bingung mau kemana? Kalau ingin tempat yang masih asri, tapi tak terlalu jauh dari Kota Bandung, berbagai tempat wisata di Kabupaten Sumedang bisa jadi pilihan.

Karena ternyata, Kabupaten Sumedang tak hanya dikenal sebagai Kota Tahu. Wilayah yang masuk kawasan ceukunagn Bandung Raya itu juga ternyata menyimpan potensi pariwisata yang tak kalah ciamik dengan ibu kota Jawa Barat.

photo
Kawasan wisata danau.  - (Istimewa)
 
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat mendorong wilayah ini menjadi destinasi pilihan di kawasan Bandung Raya. Berikut beberapa destinasi wisata di Sumedang yang bisa anda kunjungi, yang dihimpun Republika

1. Kampung Ciherang. Destinasi wisata ini memiliki jarak yang hanya satu jam ditempuh dari Kota Bandung, obyek wisata alam ini bisa menjadi weekend gateway terbaik. Ini adalah kawasan hutan pinus di wilayah Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari yang dilengkapi berbagai fasilitas bermain dan bersantai keluarga.

Aliran sungai Ciherang dimanfaatkan pengelola menjadi kolam renang instagramable yang mengasyikan. Dengan luas mencapai 12 hektar wahana ini juga memiliki akses yang mumpuni berupa jalan beton. Tarif masuk pun terbilang murah. Bersebelahan dengan Kampung Ciherang, berdiri juga Pesona Taman Puspa, obyek wisata alam penuh fasilitas edukasi. Segar.

2. Wisata Sejarah di Gedung Negara. Di masa kepemimpinan Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan, gedung pemerintahan Sumedang bersulih pelan-pelan menjadi fasilitas wisata publik. Salah satunya, Gedung Negara yang selama ini menjadi pendopo Bupati Sumedang.

Gedung Negara ini dibangun pada tahun 1850. Pada awalnya Gedung Negara ini dibangun untuk mengakomodasi kunjungan tamu-tamu dari Batavia yang datang ke Sumedang. Di belakang gedung, Dony merubuhkan tembok penghalang ke rumah warga dan membangun kolam luas berisi ikan-ikan gemuk. Dia juga menyiapkan becak air agar warga bisa bersantai mengelilingi danau. 

3. Kawasan Waduk Jatigede. Waduk terbesar yang masih berusia seumur jagung ini rupanya memiliki potensi wisata luar biasa. Memiliki total area hingga 610 hektar, Pemkab Sumedang tengah menata kawasan tersebut setidaknya memiliki lebih dari lima titik potensial.

Kita bisa memilih area wisata, seperti Puncak Darma, Panenjoan, Tegaljarong, Wisata Cisema, Puncak Permata dan banyak lagi. Ada Kampung Buricak Burinong, area anding Paralayang, kawasan Pasir Cinta yang menjadi tempat take off Paralayang, belum Situs Terapung dan Makam Terapung hingga Forest Walk. 

Jarak tempuh dari Jakarta bisa mencapai 4 jam, namun dari Bandara Kertajati hanya sekitar 53 menit saja. Potensi luar biasa kawasan yang tengah didorong menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata ini rencananya akan dilengkapi dengan fasilitas wisata tepi danau kelas dunia, mulai dari glamping, resort hingga balon udara seperti di Turki. 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA