Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Chris Wilder Dikabarkan Mundur dari Kursi Pelatih Sheffield

Sabtu 13 Mar 2021 10:25 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pelatih Sheffield United, Chris Wilder.

Pelatih Sheffield United, Chris Wilder.

Foto: AP/Alex Livesey/Pool Getty
Peruntungan Wilder dan Sheffield tak membaik memasuki musim 2020/2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chris Wilder dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan pihak Sheffield United untuk mundur dari kursi pelatih tim juru kunci Liga Primer Inggris tersebut. Sejumlah media Inggris seperti BBC, Talksport, dan The Guardian pada Jumat (12/3) menurunkan laporan tersebut.

Masih menurut laporan-laporan yang sama, Sheffield dijadwalkan akan mengumumkan secara resmi kesepakatan itu pada Sabtu (13/3) ini. Wilder sudah menangani Sheffield sejak 2016 menyusul kepergian Nigel Adkins.

Sempat mengawali musim perdananya di Bramall Lane dengan catatan nirmenang di empat laga pertama, Wilder malah mampu membawa Sheffield promosi dari League One (kasta ketiga) ke Divisi Championship di pengujung musim, dengan raihan spektakuler memecahkan rekor 100 poin.

Setelah dua musim berada di Championship, Wilder membawa Sheffield promosi ke Liga Primer pada pengujung musim 2018/2019 setelah menduduki posisi kedua klasemen akhir. Musim debutnya di Liga Primer berlangsung dengan gemilang dan Sheffield sangat berpeluang memperebutkan tiket ke Eropa, sebelum kompetisi musim 2019/2020 terganggu karena pandemi Covid-19.

Ketika musim terhenti, Sheffield tengah menduduki peringkat keenam klasemen alias zona Liga Europa, tetapi saat kompetisi berlanjut badai cedera memaksa the Blades hanya meraih empat kemenangan dan menelan lima kekalahan dari 11 pertandingan. Ini membuat Sheffield finis di urutan kesembilan klasemen akhir.

Peruntungan Wilder dan Sheffield tak membaik memasuki musim 2020/2021. Sheffield bahkan tak meraih satu kemenangan pun hingga akhir tahun dan baru memetik tiga poin pertamanya pada 12 Januari lalu.

Satu kemenangan itu hanya diikuti tiga kemenangan lain dan tujuh buah kekalahan membuat Sheffield terpaku di dasar klasemen dengan koleksi 14 poin saja. Secara matematis, dengan sisa 10 pertandingan untuk dijalani, Sheffield masih mungkin menghindari degradasi mengingat hanya dipisahkan 13 poin dari jarak aman.

Namun, hal itu butuh keajaiban dan hasil yang menguntungkan dari tim-tim rival di sekitarnya. Sheffield dijadwalkan bertandang ke markas Leicester City di Stadion King Power untuk laga akhir pekan ini pada Ahad (14/3) besok.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA