Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Epidemiolog: Mutasi Covid Berpeluang Turunkan Efikasi Vaksin

Sabtu 13 Mar 2021 00:45 WIB

Rep: Antara/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Tenaga kesehatan saat menyuntikan vaksin Covid-19 kepada warga lansia di SD 04 Cilandak Barat, Jakarta.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
EMBED
Varian baru Covid-19, yakni N439K telah ditemukan di lebih dari 30 negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Varian baru Covid-19, yakni N439K telah ditemukan di lebih dari 30 negara.

Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman menilai varian baru tersebut berpeluang menurunkan efikasi terapi, termasuk vaksinasi.

 

 

Video Editor | Wisnu Aji Prasetiyo

 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA