Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Pioli: Milan Percaya Diri Vs MU di Laga Leg Kedua

Jumat 12 Mar 2021 21:57 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih AC Milan Stefano Pioli.

Pelatih AC Milan Stefano Pioli.

Foto: Republika.
Stefano Pioli membicarakan proyek jangka panjang AC Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Sebuah bigmatch pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa berakhir tanpa pemenang. Manchester United (MU) bermain imbang 1-1 dengan AC Milan di Stadion Old Trafford, Jumat (12/3) dini hari WIB.

Tampil di kandang sendiri, MU sempat kebobolan terlebih dahulu. Gelandang Milan, Franck Kessie, merobek jala Dean Henderson pada menit ke-12. Tendangan voli Kessie tak mampu dihalau penjaga gawang 23 tahun itu.

Wasit tidak langsung mengesahkan gol Kessie. Setelah berdiskusi dan mereview tayangan ulang di VAR (Video Assistant Referee), sang pengadil justru menganulir gol tersebut. Kedudukan masih imbang 0-0.

Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Persis selepas jeda, pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, melalukan sedikit perubahan. Ia menarik Anthony Martial pada menit ke-46. Sebagai gantinya, Solskjaer memasukkan Amad Diallo.

Keputusan sang arsitek tim berbuah manis. Baru lima menit berada di lapangan, Diallo mampu membobol gawang tim tamu dengan sundulan. Dalam keadaan tertinggal, Rossoneri menaikkan agresivitas. Secara dramatis, wakil Italia berhasil menyamakan kedudukan. Tandukan Simon Kjaer pada injury time babak kedua, berhasil memperdaya kiper MU Dean Henderson.

"Kami bekerja keras untuk membawa Milan kembali ke habitat alami. Ini pertandingan terbaik dalam pengertian itu. Ini kinerja hebat dan hasil luar biasa, tetap kami membutuhkan penampilan sempurna lainnya untuk melaju," kata pelatih Milan, Stefano Pioli, dikutip dari laman resmi UEFA.

Pioli membicarakan proyek jangka panjang AC Milan. Sebuah tim yang sedang bergerak untuk balik lagi menuju level tertinggi Benua Biru.

Menurut Pioli, bersaing dengan tim seperti United, salah satu jalan yang harus dilalui Milan untuk kembali merengkuh kejayaan di Eropa.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA