Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Perkawinan Anak Tingkatkan Angka Kemiskinan

Jumat 12 Mar 2021 18:00 WIB

Rep: Muhammad Rizki Triyana/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Warga berpose sambil membawa poster Stop Perkawinan Anak di Surabaya, Jawa Timur.

Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
EMBED
Tingkat perkawinan anak yang cukup tinggi mengancam generasi muda Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jendral Purn Moeldoko mengatakan untuk mewujudkan pembangunan manusia yang tangguh hanya dapat dilakukan dari generasi yang unggul baik secara fisik, mental spiritual dan juga intelektual.

Ia menjelaskan hal itu tidak akan terwujud secara optimal apabila angka perkawinan anak di Indonesia masih tinggi dan masih mengancam generasi muda Indonesia. Ia menilai selain melanggar hak anak juga berpotensi meningkatkan angka putus sekolah, kemiskinan, kematian ibu melahirkan dan stunting pada anak.

Ia pun mengajak pemerintah, tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk bersama-sama menghapus perkawinan anak demi mewujudkan generasi ungul yang berakhlak mulia.

 

 

Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA