Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Saat Hewan Melata Keluar dari Bumi di Hari Kiamat  

Jumat 12 Mar 2021 16:32 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Keluarnya hewan melata menjadi salah satu tanda kiamat. Hari Kiamat (ilustrasi)

Keluarnya hewan melata menjadi salah satu tanda kiamat. Hari Kiamat (ilustrasi)

Foto: pulsk.com
Keluarnya hewan melata menjadi salah satu tanda kiamat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketika matahari erbit dari ufuk barat, itulah salah satu tanda bukti mendekatnya hari kiamat dan juga dekatnya akhirat.

Dan di antara tanda-tanda besar dan berpengaruh adalah munculnya makhluk metafisik yang tidak diketahui penjelasannya kecuali dalam nas-nas yang sahih. Makhluk yang dimaksud adalah hewan melata. 

Satu ayat dalam Alquran dengan menunjukkan hal itu sekaligus menggambarkan perkiraan waktu kemunculannya. Allah SWT berfirman: 

Baca Juga

 وَإِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَابَّةً مِنَ الْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ أَنَّ النَّاسَ كَانُوا بِآيَاتِنَا لَا يُوقِنُونَ "Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami." (QS An-Naml: 82) 

Para ahli tafsir menjelaskan hubungannya dengan situasi saat hewan melata itu keluar dari bumi. Bahwa, jika Allah SWT ingin melaksanakan hukuman terhadap orang-orang kafir, maka Dia mengeluarkan seekor binatang dari bumi untuk mereka.

Maka, saat itulah kebaikan dihilangkan, kebaikan tidak lagi diperintahkan, kejahatan tidak lagi dilarang, tidak ada penyesalan atas meninggalnya ulama atau kepergian ilmu, dan diambilnya Alquran.

Hal itu seperti yang Allah SWT katakan kepada Nabi Nuh setelah sekian lama merasakan penderitaan dan kesulitan. 

وَأُوحِيَ إِلَىٰ نُوحٍ أَنَّهُ لَنْ يُؤْمِنَ مِنْ قَوْمِكَ إِلَّا مَنْ قَدْ آمَنَ فَلَا تَبْتَئِسْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُ "Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan." (QS Hud: 36)

Najm al-Din al-Thufi menjelaskan konteks ayat 82 surat An-Naml. Dia memaparkan bahwa ini adalah salah satu dari perkara gaib dalam Alquran yang harus terjadi, dan salah satu mukjizat Nabi SAW, dan kabar tentang makhluk-makhluk gaib yang harus ada. 

Sedangkan Ibn Jazzi berkata, "Jika waktunya telah tiba untuk siksaan mereka, yang terkandung di dalam firman Allah SWT yang kekal, maka itulah ketetapan-Nya."

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda dalam hadits Imam Muslim: 

عن أبي هريرة رضي الله عنه، أن رسول الله -صلى الله عليه وسلم- قال: (بادروا بالأعمال ستاً: طلوع الشمس من مغربها، أو الدخان، أو الدجال، أو الدابة، أو خاصة أحدكم أو أمر العامة)  

“Segeralah beramal baik sebelum datangnya enam perkara (yaitu) terbitnya matahari dari barat, munculnya asap, dajjal, hewan melata, atau kematian kalian, atau perkara genting yang meluas di masyarakat.”

 

Sumber: alukah 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA