Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Yogya Pulangkan 12 Rombongan Wisata tanpa Hasil Tes Covid

Jumat 12 Mar 2021 14:05 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yudha Manggala P Putra

Papan informasi tentang Covid-19 dipasang di pintu masuk Gembiraloka Zoo, Yogyakarta, Jumat (30/10). Libur panjang Oktober ini, Gembiraloka Zoo menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan. Namun, meski pengunjung naik hampir dua kali lipat, pengelola membatasi 2.000 orang saat kunjungan. Dan juga dengan protokol kesehatan Covid-19 dan pengawasan petugas di lapangan dengan ketat.

Papan informasi tentang Covid-19 dipasang di pintu masuk Gembiraloka Zoo, Yogyakarta, Jumat (30/10). Libur panjang Oktober ini, Gembiraloka Zoo menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan. Namun, meski pengunjung naik hampir dua kali lipat, pengelola membatasi 2.000 orang saat kunjungan. Dan juga dengan protokol kesehatan Covid-19 dan pengawasan petugas di lapangan dengan ketat.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Satpol PP dapati belasan rombongan wisata tidak bawa hasil tes Covid-19 di DIY.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memulangkan setidaknya 12 rombongan wisata yang kedapatan tidak membawa hasil tes Covid-19. Temuan berdasarkan pengecekan acak di sejumlah tempat wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarto mengatakan, setidaknya ditemukan lima rombongan wisata yang tidak membawa hasil tes Covid-19, baik rapid test antigen maupun PCR, di Taman Sari. Lima rombongan wisata tersebut berasal dari berbagai daerah di luar DIY.

"Cilacap, Salatiga, Pasuruan, Purbalingga, Magelang. Hanya satu rombongan dari Pasuruan yang bisa menunjukkan surat tes rapid antigen," kata Agus kepada wartawan, Kamis (11/3).

Selain itu, juga ditemukan tujuh rombongan wisata yang tidak dapat memperlihatkan hasil tes Covid-19 di Gembiraloka Zoo. Tujuh rombongan tersebut berasal dari Semarang, Surabaya, Boyolali, Sidoarjo, Magelang dan Klaten.

Wisatawan yang tidak menunjukkan hasil ini tidak dibolehkan masuk ke kawasan wisata. Sehingga, diharuskan untuk kembali ke daerahnya masing-masing.

Baca juga : Gaya Hidup Frugal, Cocok Diterapkan Selama Pandemi

"Yang tidak bisa menunjukkan surat tes rapid antigen untuk selanjutnya disarankan kembali ke daerah asal," ujarnya.

Ia meminta wisatawan yang datang khususnya ke Kota Yogyakarta agar memeriksakan diri terkait Covid-19. Diharapkan, wisatawan yang masuk sudah terhindar dari penyebaran Covid-19.

"Kita imbau untuk seluruh wisatawan yang akan ke Yogya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan tidak kalah pentingnya untuk cek swab dulu demi kenyamanan, keselamatan diri sendiri dan orang lain," jelas Agus.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA