Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Liga Europa

Ditahan Imbang Milan, Solskjaer: Kami Kecewa

Jumat 12 Mar 2021 06:10 WIB

Red: Muhammad Akbar

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berjalan di lapangan pada akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Crystal Palace dan Manchester United di stadion Selhurst Park di London, Inggris, Rabu, 3 Maret 2021.

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berjalan di lapangan pada akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Crystal Palace dan Manchester United di stadion Selhurst Park di London, Inggris, Rabu, 3 Maret 2021.

Foto: AP/Matthew Childs/Pool Reuters
Solskjaer menyebut hasil imbang kali ini sebagai pelajaran berharga bagi MU

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER — Ole Gunnar Solskjaer menyoroti lambannya pergerakan para pemain Manchester United saat mereka diimbangi AC Milan 1-1 dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Old Trafford, Inggris, Jumat (12/3) dini hari WIB.

Statistik pertandingan memperlihatkan penguasaan bola kedua tim cukup berimbang hampir 50-50, tetapi Pasukan Setan Merah kalah agresif dalam urusan melancarkan serangan.

Dibanding Milan yang melepaskan 15 percobaan sepanjang laga, MU membukukan hanya tujuh percobaan yang dua di antaranya menemui sasaran.

Dari sekian kesempatan itu hanya satu yang berbuah gol ketika talenta muda Amad Diallo menjebol gawang tim tamu lima menit memasuki babak kedua. Sayangnya keunggulan itu raib di pengujung laga akibat gol Simon Kjaer lewat serangan pemungkas Milan.

Kjaer menyambut tendangan bebas Rade Krunic yang sebetulnya bisa diantisipasi oleh kiper Dean Henderson, tetapi laju bola tak terhentikan ke dalam gawang.

"Tentu kami sangat kecewa kebobolan dari salah satu peluang terakhir pertandingan," kata Solskjaer dalam wawancara pascalaga bersama BT Sport sebagaimana dilansir laman resmi UEFA.

"Saya melihat Henderson menyelamatkannya, tetapi struktur yang membuat kami kalah. Garis pertahanan terlalu dalam dan kesulitan keluar dari tekanan. Kami seharusnya segera mengantisipasi bola dengan para pemain yang ada di sana," ujarnya menambahkan.

Solskjaer menyebut hasil imbang kali ini sebagai pelajaran berharga bagi MU yang selanjutnya akan bertandang ke San Siro untuk leg kedua sepekan lagi.

Pelatih asal Norwegia itu juga menegaskan bahwa nasib MU maupun Milan baru akan ditentukan di leg kedua nanti.

"Kami terlalu lambat saat menguasai bola. Ini pelajaran bahwa kami harus terus menjaga performa setiap pekan. Kami bermain melawan tim bagus, hasil imbang rasanya adil," ujarnya.

"Tentu ini membuat keadaan lebih sulit bagi kami, tetapi pada akhirnya semua akan ditentukan di leg kedua," pungkas Solskjaer.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA