Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Meneladani Nabi dalam Misi Perjalanan Suci

Kamis 11 Mar 2021 10:23 WIB

Red: Agung Sasongko

Isra dan Miraj (ilustrasi).

Foto:
Dalam konteks kekinian, pelajaran yang dapat diambil dari Isra' Miraj itu masih ada.

2. Misi Membantu Manusia

Saat dari Makkah menuju Baitul Maqdis, Yerussalem, Nabi Muhammad naik Buraq itu digambarkan sebagai perjalanan lurus ke depan (horizontal), baru setelahnya lurus ke atas (vertikal) menuju sidrotul muntaha. Hal ini menjadi landasan jika umat manusia tidak hanya diwajibkan beribadah kepada Allah (habluminallah), namun juga harus membantu antar sesama (Habluminannas). 

Di tengah kondisi pandemi Corona ini, kemiskinan, pengangguran, semakin banyak dan jumlahnya kian hari kian meningkat. Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat, pandemi Corona membawa dampak yang luar biasa terhadap 29,12 juta penduduk usia kerja, dimana 2,56 juta penduduk menjadi pengangguran. 

Adapun persentase penduduk miskin pada September 2020 sebesar 10,19 persen, meningkat 0,41 persen poin terhadap Maret 2020 dan meningkat 0,97 persen poin terhadap September 2019.

Refleksi Isra' Miraj ini, masyarakat yang kesusahan perlu dibantu oleh masyarakat yang mampu. Alqur’an juga sering menggandengkan perintah salat dan perintah zakat. Sedikitnya ada 24 tempat ayat Alqur’an menyebut salat dan zakat secara beriringan.

Shalat dan zakat adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya merupakan bentuk ketertundukan kepada Allah. Shalat sebagai bentuk bukti cinta, zakat sebagai bukti syukur atas bukti cinta melalui Shalat.Zakat tersebut sebagai refleksi atas membantu antar sesama. 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA