Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Barang Milik Eli Cohen Ditemukan, di Mana Jasadnya?

Rabu 10 Mar 2021 14:35 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Teguh Firmansyah

Eli Cohen

Eli Cohen

Foto: saveisrael.com
Eli Cohen merupakan mata-mata Israel yang mati di tiang gantung Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Sebuah benda milik mata-mata Israel, Eli Cohen ditemukan dan dipindahkan oleh Suriah ke pasukan Rusia di Suriah. Informasi ini diperoleh dari wawancara i24News dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang juga mengidikasikan ada kemajuan signifikan dalam menemukan jasad sang mata-mata Eli Cohen.

Pasukan Rusia diduga melakukan pencarian atas nama Israel di dekat kamp pengungsi al-Yarmouk di Suriah. Netanyahu mengkonfirmasi kepada i24NEWS bahwa otoritas Israel memang sedang mencari jenazahnya.

"Saya berkomitmen untuk memulihkan setiap kami yang jatuh dan hilang," kata perdana menteri Netanyahu seperti dikutip laman Jerusalem Post, Rabu (10/3).

"Kami membawa sisa-sisa Zachary Baumel ke Israel. Itu terjadi karena hubungan dekat saya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, ketika dia mengirim pasukannya, di bawah tawaran intelijen yang kami berikan kepada mereka, untuk mengembalikan Baumel. Kami akan melanjutkan upaya ini untuk (mengembalikan) Eli Cohen dan yang lainnya," ujarnya menambahkan.

Laporan i24NEWS juga mencatat bahwa Suriah dan Rusia saat ini tengah merundingkan harga pasti yang akan dibayar Israel untuk menerima informasi lebih lanjut mengenai keberadaan jenazah Cohen. Sebuah sumber Rusia yang terkait dengan aparat intelijen Rusia mengatakan kepada i24NEWS, bahwa Suriah memberikan peta kamp pengungsi al-Yarmouk yang akurat kepada pasukan Rusia untuk melakukan pencarian.

Eli Cohen adalah salah satu mata-mata paling terkenal di Israel. Lahir dari keluarga Yahudi di Alexandria, Mesir, Cohen terkenal karena mengembangkan hubungan dekat dengan elit politik dan militer Suriah pada awal hingga pertengahan 1960-an, memberikan intelijen yang sangat berharga kepada Israel segera sebelum pecahnya Perang Enam Hari di 1967.

Cohen akhirnya ditemukan oleh kontra intelijen Suriah pada 1965, dan kemudian digantung. Israel tidak tahu di mana jasad Cohen dikebumikan.

Baca Juga

Putri Eli Cohen, Sophie Ben-Dor mengkritik Netanyahu dalam sebuah pernyataan kepada Ynet karena tidak mendekati keluarga Cohen terlebih dahulu sebelum mengumumkan pencarian jenazahnya.

Dalam pernyataannya, Ben-Dor juga mengatakan bahwa sampai ada berita dan temuan yang dikonfirmasi, dirinya merasa tidak memiliki apa-apa untuk dikatakan tentang masalah ini. "Ada perasaan bahwa keluarga dan perasaan kita digunakan dengan mengorbankan segala macam hal yang tidak relevan. Jika perdana menteri mengetahui sesuatu, dia harus memberi tahu kami dan tidak melalui media. Saya kira ketika ada temuan, dia akan mempublikasikannya di media untuk tujuan sinis," ujar Ben-Dor.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA