Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Menkes Tinjau Vaksinasi Lansia di Kanisius

Selasa 09 Mar 2021 20:35 WIB

Red: Israr Itah

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat meninjau vaksinasi lansia di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/3).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat meninjau vaksinasi lansia di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/3).

Foto: Dok Istimewa
Pemerintah menargetkan 26,1 juta lansia bisa divaksinasi hingga Juni 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, Menkes JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyambut baik program penyuntikan vaksin Covid-19 secara gratis untuk warga lanjut usia (lansia) oleh Keluarga Besar Kolese Kanisius Jakarta. Ini disampaikan Menkes saat meninjau kegiatan vaksinasi di area sekolah Kolese Kanisius di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/3). 

"Penyelenggaraan di sini berjalan baik. Saya meminta agar hal yg baik di sini perlu direplikasi di tempat lain. Misalnya penggunaan sistem barcode untuk pendaftaran dan pendataan peserta," ujar Menkes yang hadir dan menyaksikan langsung pelaksanaan penyuntikan vaksin pada hari kedua. 

Baca Juga

Menkes menyambut baik keterlibatan komunitas yang membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi bagi kelompok prioritas. Dengan banyaknya komunitas atau organisasi yang terlibat, ia optimistis target 26,1 juta lansia hingga Juni bisa tercapai. 

"Kita tak bisa sendiri, tapi dengan keterlibatan bisa tercapai. Ini untuk kita bersama," kata Menkes.

Sebanyak 2.500 lanjut usia (lansia) akan diberi penyuntikan vaksin Covid-19 secara gratis mulai Senin (8/3) hingga Sabtu (13/3) di area sekolah Kolese Kanisius. "Kami telah menetapkan diri sebagai mitra pemerintah untuk menyukseskan program vaksinasi. Salah satu rangkaian, selain menyelenggarakan webinar, kami juga membantu pemerintah bagaimana lansia ini divaksinasi di lokasi berbeda dengan yang disediakan pemerintah," ujar ketua pelaksana vaksinasi Kanisius, Irlan Suud, Selasa.

Irlan mengatakan seluruh peserta ini merupakan warga DKI Jakarta. Dalam satu harinya, penerima vaksin dibagi dalam kelompok dengan target 500 orang/hari. Masing-masing kelompok mempunyai jadwal berbeda sejak pagi hingga sore.

Pendaftaran bagi peserta vaksinasi hanya dilakukan secara daring melalui www.kanisiusvaksin.care. "Untuk warga DKI yang memiliki KTP DKI Jakarta dan berusia di atas 60 tahun silakan mendaftarkan diri. Setiap harinya kami targetkan 500 warga yang akan divaksinasi. 

Kami mohon maaf tidak akan melayani mereka yang datang ke lokasi tanpa melalukan pendaftaran online sebelumnya," ujar Irlan yang juga ketua umum Alumni Kanisius Menteng 64 (AM64). 

 

Ia menyatakan bahwa program ini berawal dari diskusi internal alumni Kolese Kanisius yang membahas peran serta yang bisa dilakukan organisasinya dalam kaitannya dengan upaya pemerintah mengatasi penularan virus corona yang terus meningkat di Indonesia. Setelah melalui diskusi panjang, para alumni Kolase Kanisius akhirnya sepakat untuk menjadi bagian mitra pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

"Atas pertimbangan ini kami AM64 memutuskan menjadikan program mendukung vaksinasi Covid-19 sebagai fokus utama kegiatan kami tahun ini," kata dia.

Panitia berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta sebagai pemegang otoritas penyuntikan vaksin Covid-19 di wilayah Jakarta. Panitia juga didukung oleh PT Combiphar. Luasnya lokasi vaksinasi membuat proses berjalan cepat serta didukung oleh puluhan relawan yang membantu dari proses pendaftaran hingga pascavaksin. Dengan begitu, proses vaksinasi berjalan tertib, cepat, serta sesuai dengan protokol kesehatan.

"Kami mengadakan di sekolah kami dan tenaga kesehatannya, kami bekerja sama dengan RS Carolus yang rata-rata adalah alumni kami. Vaksin gratis yang disediakan pemerintah bisa dieksekusi," kata dia.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA