Selasa 09 Mar 2021 20:25 WIB

Gojek Gandeng E-Commerce untuk Perkuat Layanan Logistik

Pertumbuhan permintaan layanan pengiriman ditopang oleh pertumbuhan UMKM yang pesat

Ilustrasi aplikai Gojek
Foto: gojek.com
Ilustrasi aplikai Gojek

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan teknologi Gojek mengatakan bahwa pihaknya ingin memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan platform belanja daring e-commerce. Kerja sama ini demi maksimalkan layanan logistiknya.

"Ragam inovasi terbaru untuk mendukung layanan pengiriman komprehensif adalah penambahan armada logistik (roda empat/4W). perluasan area untuk GoBox dan GoSend Sameday, serta kolabotasi dengan lebih banyak e-commerce," kata Head of Business - Logistic Gojek, Steven Halim, dalam diskusi media terbatas yang dihelat secara daring, Selasa (9/3).

Baca Juga

Kolaborasi dengan e-commerce ini tentu mendulang pertanyaan mengenai kejelasan rumor merger antara Gojek dan salah satu layanan e-dagang Indonesia Tokopedia, yang mencuat awal bulan lalu. Menanggapi hal tersebut, Steven berkomentar, "Gojek adalah company besar dan rumor pasti ada." 

Menurut dia, terlepas dari adanya rumor atau tidak, kerja sama antara Gojek dan platform e-commerce sudah lama terjalin. "Di luar rumor, selama ini selalu ada kerja sama dengan partner-partner e-commerce. Jadi, ini lebih ke peningkatan service yang selalu kita omongin sama e-commerce. Kami melihat tren bersama, apa lagi service lain yang bisa kita berikan, barang apa yang cocok untuk layanan GoSend instant dan same day, dan lainnya," jelas Steven.

Lebih lanjut, Steven mengatakan bahwa pertumbuhan permintaan layanan pengiriman ditopang oleh pertumbuhan UMKM yang pesat dan segmen ritel untuk logistik e-commerce. Layanan GoKilat berkontribusi sebesar 27 persen dari keseluruhan layanan logistik Gojek. Top kategori barang GoKilat, 80 persen adalah pengiriman makanan dan minuman.

Bicara soal inovasi, ketika ditanya mengenai kemungkinan layanan GoSend untuk hadir dengan kendaraan beroda empat (4W), Steven mengatakan selalu ada kemungkinan dan akan dikaji sesuai dengan kebutuhan pengguna."Untuk pengembangan, yang dilihat adalah kebutuhan konsumen, di luar faktor dari berat barang, keamanan, dan lainnya," kata dia.

Saat disinggung mengenai kemungkinan Gojek menghadirkan layanan pengantaran dengan kendaraan ramah lingkungan atau kendaraan listrik, Steven mengatakan bahwa pihaknya tetap terbuka untuk apa pun hal yang bagus untuk Gojek serta bisnis dan aktivitas yang berkelanjutan (sustainable).

VP Corporate Communications Gojek Judica Nababan menambahkan, "Di 2019 kita sudah kerja sama dengan perusahaan lain untuk inisiasi penggunaan motor listrik. Ini akan berlanjut, tapi memang sebelum itu akan fokus ke GoRide."

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement