Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Wisatawan Thailand Bisa Lakukan Karantina di Kapal Pesiar

Selasa 09 Mar 2021 16:56 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

Pula Koh Phi Phi di Phuket, Thailand.

Pula Koh Phi Phi di Phuket, Thailand.

Foto: Flickr
Thailand sedang berupaya membangkitkan kembali wisata yang sedang terpuruk.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Pengunjung ke Thailand sekarang dapat menghabiskan masa karantina selama dua minggu mereka di kapal pesiar. Pemerintah berharap inisiatif baru ini akan menghasilkan pendapatan pariwisata kapal pesiar sebesar 1,8 miliar baht (Rp 838,5 miliar).

Langkah tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang sedang berjuang keras akibat terpukul oleh pandemi. Sebelumnya, pada Januari lalu, negara itu telah mengumumkan skema yang mengizinkan pengunjung menghabiskan karantina mereka di lapangan golf.

Negara Asia Tenggara itu sangat bergantung pada wisatawan. Pada tahun lalu, Thailand melarang wisatawan untuk membatasi penyebaran virus.

Diumumkan pada hari Senin (8/3), program karantina kapal pesiar akan memungkinkan pengunjung dengan tes virus corona negatif untuk menghabiskan waktu mereka di atas kapal pesiar atau kapal pesiar kecil di Phuket.

Pandemi menyebabkan jumlah wisatawan di tujuan wisata populer anjlok dari 40.000-50.000 sehari menjadi hanya ratusan orang.

Program ini telah mulai menerima yachter untuk uji coba. Sekitar 100 kapal pesiar diharapkan untuk ambil bagian setelah diluncurkan.

Wisatawan diharuskan mengenakan gelang pintar yang memantau tanda-tanda vital termasuk suhu dan tekanan darah, serta melacak lokasi pemakainya melalui GPS.

Perangkat tersebut dapat mengirimkan informasi bahkan di laut, dalam radius 10 km, kata pemerintah Thailand dilansir di BBC, Selasa (9/3).

Setelah melarang turis asing pada Maret tahun lalu, Thailand secara bertahap membuka kembali perbatasannya sejak Oktober.

Pekan lalu, menteri pariwisata Thailand mengatakan akan mengusulkan rencana bagi orang asing untuk melakukan karantina di kawasan wisata populer, termasuk resor pantai.

Rencana karantina hotel diharapkan dimulai pada bulan April atau Mei di provinsi populer termasuk Phuket, Krabi dan Chiang Mai.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA