Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Studi: Ikan Jenis Tertentu Baik untuk Jantung

Selasa 09 Mar 2021 16:45 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nora Azizah

Masakan ikan (ilustrasi)

Masakan ikan (ilustrasi)

Foto: Pixabay
Beberapa jenis ikan disebut bermanfaat besar bagi kesehatan jantung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa ada beberapa jenis ikan yang memiliki manfaat besar untuk orang-orang dengan masalah kesehatan jantung ataupun berisiko terhadap penyakit kardiovaskular. 

Dilansir Slash Gear, Selasa (9/3), studi yang dipimpin peneliti di McMaster University mengatakan dengan mengkonsumsi jenis ikan tertentu sebanyak dua kali dalam seminggu dapat melindungi seseorang yang berisiko tinggi dari penyakit jantung. Analisis dilakukan dari beberapa studi besar yang secara kolektif terdiri dari peserta di puluhan negara. 

Berdasarkan data, para peneliti menemukan bahwa makan ikan berminyak seperti salmon, trout, tuna, sarden, dan sejenisnya mungkin menawarkan manfaat perlindungan dalam hal kesehatan jantung. Orang yang berisiko tinggi seperti pernah mengalami stroke atau serangan jantung, dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular dengan makan dua porsi ikan berlemak dalam sepekan. 

Baca Juga

Meski demikian, studi tersebut tidak menemukan tingkat manfaat yang sama bagi orang-orang yang tidak termasuk dalam kelompok berisiko tinggi.  Tetapi itu tidak berarti orang yang sehat tidak akan mendapat manfaat dari makan lebih banyak ikan berminyak.

Para peneliti mencatat perlindungan sederhana terkait dengan dua porsi ikan dalam seminggu bagi orang berisiko rendah. Temuan didasarkan data dari sekitar 192.000 orang, di mana sebanyak 52.000 diantaranya menderita penyakit kardiovaskular.

Meski ini bukan studi pertama yang mengevaluasi konsumsi ikan dan manfaat kesehatan jantung, para peneliti mencatat bahwa proyek ini adalah yang pertama dari jenisnya, dengan memasukkan data tentang orang-orang dari lima benua. Ini menjadikannya unik beragam di antara penelitian yang seringkali dinilai hanya berfokus pada beberapa negara.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA