Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Pandemi, Sukabumi Luncurkan Inovasi Layanan Air Bersih

Selasa 09 Mar 2021 15:06 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Andi Nur Aminah

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi

Foto: Dokpim Pemkot Sukabumi
Inovasi itu berupa pembayaran tagihan PDAM melalui QRIS Bank BJB.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Upaya peningkatan layanan publik dengan inovasi terus digencarkan di Kota Sukabumi. Salah satunya dilakukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi yang meluncurkan dua inovasi layanan kepada warga, Selasa (9/3).

Inovasi tersebut yakni Sambungan Langganan Nganggo Angsuran (Sambal Goang) dan pembayaran tagihan PDAM melalui QRIS Bank BJB. Launching dua inovasi ini dilakukan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dengan didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada.

Baca Juga

"Launching ini dalam konteks reformasi birokrasi pemda dituntut perbaikan layanan dalam berbagai bentuk dan dipaksa mengeluarkan potensi yang dinilai memberikan kemudahan kepada masyarakat," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada wartawan. Khususnya pelayanan apa yang bisa diberikan dan bisa diakses masyarakat.

Apalagi kata Fahmi, air bersih merupakan hajat hidup masyarakat dan tidak mungkin makhluk hidup tidak butuh air bersih. Bagaimana Perumda dikelola makin profesional karena ada nilai profit dan pelayanan karena BUMD atau Perumda harus ada keuntungan sehingga harus ada profesionalitas.

Salah satu caranya dengan peningkatan teknologi dalam pelayanan dan bersyukur pada momen ini dilaunching dua inovasi. Hal ini bagian dari upaya minimal satu SKPD satu inovasi dalam kerangka reformasi birokrasi.

Fahmi mengatakan, pemanfaatan teknologi informasi membuat perusahaan makin kokoh dan dicintai masyarakat karena membutuhkan kemudahan apalagi di masa pandemi. "Sambal Goang salah satu ciri khas kuliner lokal Sukabumi, sehingga masyarakat yang mengalami kesulitan tetap tertarik dengan memasang sambungan baru PDAM," kata wali kota.

Hal ini untuk membuat kemudahan kepada pelanggan perumda air minum dan institusi lain. Dengan Aplikasi Sambal Goang diharapkan masyarakat kurang mampu pasca pandemi, mereka mampu akses layanan PDAM dengan menggunakan angsuran dan akan terus tingkatkan layanannya.

Di sisi lain ada pelibatan kemitraan antara PDAM dan BJB melalui QRIS BJB. Hal ini untuk mempermudah warga untuk membayar tagihan PDAM melalui QRIS BJB dengan melakukan scan.

Pemkot, kata Fahmi juga mendorong kulalitas SDM makin meningkat dan Perumda tidak boleh puas dengan kondisi yang ada. Karena dunia terus bergerak dan pesaing terus ada. Intinya bagaimana kualitas SDM meningkat secara bertahap salah satunya kerja sama dengan water.org.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa Abdul Kholik Fajdawani mengatakan, program Sambal Goang ini memberikan kemudahan kepada warga untuk memasang sambungan baru PDAM. Di mana warga hanya membayar uang muka dan langsung dipasang.

Di mana bulan depan pelanggan membayar cicilan berikut pemakaian air selama enam bulan dan cicilannya flat. Dalam tahap awal target 122 sambungan baru.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA