Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Kaya Nutrisi, Singkong Bisa Jadi Asupan Pecinta Olahraga

Selasa 09 Mar 2021 13:59 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Ilustrasi singkong untuk bahan bau kue balok. Singkong kaya nutrisi dan menyimpan energi lebih tinggi dari umbi-umbian lain

Ilustrasi singkong untuk bahan bau kue balok. Singkong kaya nutrisi dan menyimpan energi lebih tinggi dari umbi-umbian lain

Foto: Wikipedia
Singkong kaya nutrisi dan menyimpan energi lebih tinggi dari umbi-umbian lain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Singkong adalah contoh yang baik dari makanan kaya nutrisi, karena padat akan karbohidrat. Sekitar 95 persen kalori dalam singkong berasal dari karbohidrat, dan mengandung lebih dari hampir semua sayuran lain yang biasa dikonsumsi.  

Hal ini dapat membuat singkong bermanfaat bagi atlet yang membutuhkan jumlah karbohidrat yang lebih tinggi untuk mendukung kebutuhan energi pelatihan. Dilansir di Bicycling, Senin (8/3) disebutkan bahwa singkong dapat menjadi sumber energi penting bagi orang yang gemar bersepeda.

Satu cangkir singkong mentah mengandung 330 kalori, 3 gr protein, 1 gr lemak, 0 gr lemak jenuh, 78 gr karbohidrat, 4 gr serat, 42 mg vitamin C, 43 mg magnesium, dan 558 mg kalium.

Jadi, pertimbangkan singkong sebagai asupan jika anda mengonsumsi karbohidrat untuk jelang olahraga atau pertandingan. Semua karbohidrat ini juga menjadikannya pilihan cerdas sebagai bagian dari makanan pemulihan pasca perjalanan untuk membantu mengisi kembali simpanan energi yang dihabiskan. Singkong bisa dianggap sebagai pasta dari dunia sayur.

Mayoritas karbohidrat dalam singkong dapat dianggap kompleks, seperti yang ditemukan pada biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran bertepung lainnya. 

Karbohidrat kompleks mengandung rantai molekul gula yang lebih panjang, yang biasanya membutuhkan lebih banyak waktu bagi tubuh untuk dipecah dan digunakan. Ini pada gilirannya dapar memberi Anda aliran energi yang lebih konsisten daripada, misalnya segenggam permen.

Tetapi jika Anda sudah mengonsumsi banyak makanan berkarbohidrat tinggi, menambahkan singkong ke dalam makanan Anda dapat membuat Anda melebihi ambang batas untuk apa yang Anda butuhkan. Dalam hal ini, akan menguntungkan menggunakan singkong untuk menggantikan bahan bertepung lain seperti kentang.

Juga, perlu diingat bahwa jumlah kalori singkong, sedikit lebih dari 300 dalam satu porsi cangkir, jauh lebih tinggi daripada banyak sayuran umbi-umbian lainnya. Misalnya, secangkir wortel memiliki sekitar 55 kalori, sedangkan ubi jalar dalam jumlah yang sama memiliki 115 kalori.  

Jadi sebaiknya pertimbangkan singkong sebagai makanan untuk dikonsumsi dalam jumlah sedang dan dalam porsi yang lebih masuk akal daripada sayuran lainnya. Namun, jika Anda menghabiskan waktu serius dengan bersepeda, energi ekstra yang disuplai singkong dapat memberi Anda keuntungan. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA