Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Format Baru Liga Champions akan Disepakati Akhir Bulan Ini

Selasa 09 Mar 2021 12:35 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Liga Champions

Liga Champions

Foto: Arsenal.com
Liga Champions pada 2024 bakal diikuti 35 tim.

REPUBLIKA.CO.ID, NYON -- Format baru pertandingan Liga Champions pada 2024 tampaknya akan terealisasi. Rencana tim peserta turnamen sebanyak 36 klub dijadwalkan akan disepakati pada akhir bulan ini. Dengan jumlah tim peserta tersebut maka ada penambahan empat tim dari biasanya 32 tim.

Ketua Asosiasi Klub Eropa (ECA) Andrea Agnelli berharap rincian detail mengenail empat tim tambahan dan lainnya akan selesai dalam beberapa pekan ke depan. Dengan disepakatinya format baru tersebut, kemungkinan pembicaraan mengenai Liga Super Eropa (ESL) akan berakhir.

Agnelli yang juga Presiden Juventus disebut-sebut sebagai pendukung ESL. Format baru Liga Champions dinilai sangat sesuai dengan cita-citanya tentang kompetisi antarklub di Eropa.

Baca Juga

Dalam format baru Liga Champions yang dicanangkan itu, disebut-sebut ada perubahan radikal dalam fase penyisihan. Pada format baru setiap tim akan memainkan 10 pertandingan tandang kandang dan akan ada model peringkat untuk menentukan kelolosan ke babak 16 besar.

Delapan tim teratas secara otomatis akan lolos ke babak 16 besar. Sedangkan sisanya akan masuk ke babak play-off untuk memperebutkan delapan slot sisanya.

Namun semuanya masih dibahas terkait siapa saja yang akan mendapatkan jatah tampil di kompetisi tersebut. Beberapa liga menginginkan tambahan perwakilan termasuk ada usulan lolos ke fase grup berdasarkan prestasi olahraga bagi liga tertentu.

Selain itu ada dua slot yang kemungkinan diberikan sebagai wildcard dan Inggris berpeluang mendapatkan itu. Inggris dapat menambah satu slot lagi jika format ini dijalankan.

"Keseimbangan yang kami coba capai adalah sepertiga internasional dan dua pertiga domestik. Kami pikir untuk tujuan keseimbangan kompetitif, liga 20 tim terlalu banyak,” ujar Agnelli dilansir dari BBC, Selasa (9/3). 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA