Dinkes Cirebon tak Temukan Efek Samping Berat Pascavaksinasi

Red: Ratna Puspita

[Ilustrasi] Petugas kesehatan memasukan vaksin Covid-19 ke jarum.
[Ilustrasi] Petugas kesehatan memasukan vaksin Covid-19 ke jarum. | Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Jawa Barat Eni Suhaeni mengatakan selama pelaksanaan vaksinasi Covid, belum ditemukan efek samping berat. Sampai saat ini, efek samping masih dalam kategori wajar. 

"Sampai saat ini belum diterima laporan efek samping yang berat," kata Eni di Cirebon, Senin (8/3).

Baca Juga

Menurutnya, pada vaksinasi tahap pertama kepada para tenaga kesehatan, tidak ada laporan efek samping vaksinasi Covid-19 yang berat. Mereka para tenaga kesehatan kata Eni, hanya mengalami efek samping biasa, seperti ngantuk, pegal-pegal dan lainnya.

"Tapi kalau seperti yang beredar di media sosial itu tidak ada," kata Eni.

Dia mengatakan, vaksinasi di Kabupaten Cirebon sampai tahap dua ini berjalan lancar dan mereka antusias ketika akan menerima vaksin. Eni meyakinkan vaksin COVID-19 dari Sinovac aman dan halal.

Untuk itu, ia mengajak semua masyarakat agar bisa menerima apabila nanti divaksinasi. "Para penerima vaksin antusias, terbukti hari ini semua ASN yang mendapat giliran datang untuk divaksinasi," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Wiku: Vaksin Covid-19 Palsu tidak Ditemukan di Indonesia

Kirim Vaksin Covax, WHO Puji Solidaritas Indonesia

WNA Bisa Ikut Program Vaksin Gotong-Royong

Sopir Angkutan Umum di Gresik Divaksinasi Covid-19

Ini Makanan yang Direkomendasikan Usai Vaksin Covid-19

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image