Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

AS akan Tingkatkan Dukungan ke Arab Saudi untuk Lawan Houthi

Selasa 09 Mar 2021 07:49 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Bendera Arab Saudi.

Bendera Arab Saudi.

Foto: Eurosport
Serangan Houthi menyasar industri minyak Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Amerika Serikat (AS) menyatakan kewaspadaan atas ancaman keamanan nyata dari Houthi terhadap Arab Saudi, Senin (8/3). Washington pun menyatakan akan meningkatkan dukungan terhadap Riyadh setelah serangan terhadap jantung industri minyak negara sekutu itu.

"Kami terus khawatir dengan frekuensi serangan Houthi di Arab Saudi. Meningkatnya serangan seperti ini bukanlah tindakan kelompok yang serius tentang perdamaian," kata sekretaris pers Gedung Putih, Jen Psaki.

"Kami memahami bahwa mereka menghadapi ancaman keamanan nyata dari Yaman dan lainnya di kawasan ... Kami akan mencari cara untuk meningkatkan dukungan bagi kemampuan Arab Saudi untuk mempertahankan wilayahnya dari ancaman," kata Psaki dalam jumpa pers di Washington.

Baca Juga

Kedutaan Besar AS di Riyadh mengatakan, AS berkomitmen untuk membela Arab Saudi setelah serangan drone dan rudal yang ditujukan ke fasilitas yang penting untuk ekspor minyak pada Ahad (7/3). "Amerika Serikat mendukung Arab Saudi dan rakyatnya. Komitmen kami untuk mempertahankan kerajaan dan keamanannya kuat," kata Kedutaan Besar AS dalam postingan Twitter berbahasa Arab.

Otoritas koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan, sebagian besar drone dan rudal pada akhir pekan dapat dicegat dalam perjalanan ke target. Atas serangan tersebut tidak ada korban atau kerugian properti.

Houthi yang bersekutu dengan Iran menargetkan tempat penyimpanan minyak di Ras Tanura, situs kilang dan fasilitas pemuatan minyak lepas pantai terbesar di dunia. Serangan tersebut pun ditujukan ke kompleks perumahan di Dhahran yang digunakan oleh raksasa minyak Saudi, Aramco.

Milisi Houthi mengatakan, operasinya pada Ahad menggunakan 14 drone dan delapan rudal balistik. Serangan tersebut ditunjukan kepada sasaran militer di kota Dammam, Asir, dan Jazan di Saudi. Sedangkan koalisi Saudi mengatakan pihaknya menghancurkan 12 drone Houthi, tanpa menentukan lokasi di kerajaan, dan dua rudal balistik diluncurkan ke arah Jazan. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA