Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Resilience Bisnis Internasional BRI Tumbuh 23 Persen di 2020

Senin 08 Mar 2021 23:15 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Resiliency business internasional milik BRI terlihat dari pertumbuhan bisnis Unit Kerja Luar Negeri (UKLN)  yang tercatat hingga pada penutupan 2020 lalu berhasil membukukan kontribusi laba sebesar 30,56 juta dolar AS, atau tumbuh  23,04 persen secara year on year (yoy).

Resiliency business internasional milik BRI terlihat dari pertumbuhan bisnis Unit Kerja Luar Negeri (UKLN) yang tercatat hingga pada penutupan 2020 lalu berhasil membukukan kontribusi laba sebesar 30,56 juta dolar AS, atau tumbuh 23,04 persen secara year on year (yoy).

Foto: BRI
Resilience bisnis internasional BRI bukukan kontribusi laba hingga 30,56 juta dolar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak merebaknya pandemi Covid – 19 yang telah lebih dari setahun melanda negeri, menyebabkan ekonomi globalterpukul dan tidak sedikit bisnis yang berguguran menghadapi bencana multideminsional ini. Meski situasi bisnis kurang menguntungkan, BRI tetap membuktikan diri denganpertumbuhan positif, termasuk pertumbuhan bisnis internasionalnya.

Resiliency business internasional milik BRI terlihat dari pertumbuhan bisnis Unit Kerja Luar Negeri (UKLN)  yang tercatat hingga pada penutupan 2020 lalu berhasil membukukan kontribusi laba sebesar 30,56 juta dolar AS, atau tumbuh  23,04 persen secara year on year (yoy).

SEVP Treasury & Global Services BRI Listiarini Dewajanti mengungkapkan bahwa saat ini BRI New York Agency menjadi kontributor atau penyumbang terbesar dari laba yang UKLN yang ada di BRI dengan mengambil porsi sebesar lebih dari 54 persen. Pertumbuhan tersebut ditunjang oleh fee based income dan pendapatan bunga dari earning asset.

Selain itu, BRI sangat concern terhadappengembangan bisnis Unit Kerja Luar NegeriBRI dan optimistis bisnis UKLN BRI tahun ini akan tumbuh dengan baik seiring pulihnya perekonomian dunia dari dampak pandemi Covid-19. Strategi yang diambil BRI adalah dengan meningkatkan portofolio pada earning asset, seperti trade finance, pinjaman, dan surat berharga yang lebih selektif dan sehat. Penyaluran tersebut akan tetap fokus untukmendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan kelas UMKM ke dunia global. 

Tidak hanya itu, tahun ini BRI juga sedang mempersiapkan perizinan pengembangan BRI Taipei Branch. "Nantinya,BRI Teipei Branch akan full Operated pada awal semester 1 Tahun 2021 dan dapat melayani sebagian besar kebutuhan transaksi perbankan nasabah di Taipei, Taiwan.BRI akan mengoperasikan secara penuh BRI Taipei Branch pada April 2021 mendatang yang dapat mengcover seluruh transaksi perbankan nasabah hingga ke wilayah Hong Kong," kata Listiarini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA