Senin 08 Mar 2021 22:12 WIB

Orang Indonesia Jadi Finalis Human City Design Award 2020

Ia masuk Top Ten Finalists dari 99 kandidat yang berasal dari 31 negara.

  Tita Larasati ( di layar), finalis Human City Design Award 2020
Foto: Dokumen KBRI di Seoul
Tita Larasati ( di layar), finalis Human City Design Award 2020

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Rancangan warga Indonesia, Tita Larasati, masuk finalis Human City Design Award 2020 di Korea Selatan (Korsel). Ia bahkan masuk dalam Top Ten Finalists dari 99 kandidat yang berasal dari 31 negara.

"Rancangan bernama Airborne.bdg karya Ibu Tita Larasati dipandang juri sebagai proyek inovatif yang memanfaatkan daur ulang limbah di kota Bandung," kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Korsel di Seoul, dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Senin (8/3).

Umar menghadiri acara penyerahan Award yang diselenggarakan oleh Kantor Walikota Seoul di Dongdamun Design Plaza.

“Masuknya Indonesia ke dalam finalis Human City Design Award/HCDA berturut-turut pada 2019 dan 2020 merupakan bukti nyata bahwa desain karya generasi muda Indonesia dihargai di kancah internasional,” kata Umar.

Ia berharap, generasi muda Indonesia dapat semakin aktif berkarya dalam membuat rancangan yang inovatif dan memiliki nilai jual yang tinggi dengan mengikuti kompetisi HCDA di tahun-tahun mendatang. 

Airborne.bdg terdiri dari beberapa program pengembangan kapasitas masyarakat di daerah Linggawastu. Salah satu program unggulan Airborne.bdg adalah pengembangan produk daur ulang yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya ibu dan remaja putri.

Indonesia secara spesifik menerima pujian dari berbagai pihak dan media Korsel atas prestasi Indonesia masuk dalam Top Ten Finalists pada tahun 2019 dan 2020. Pada 2019, finalis Indonesia diwakili oleh Faris R. Kotahatuhaha dengan desain bertema Floating Salawaku di Ambon, Provinsi Maluku. 

The Human City Design Award adalah penghargaan desain berskala internasional dengan tuan rumah bersama oleh Pemerintah Kota Seoul dan Seoul Design Foundation. Tujuan penyelenggaraan penghargaan untuk menciptakan ekosistem kota yang berkelanjutan sambil mengidentifikasikan hubungan yang harmonis antara masyarakat, lingkungan hidup dan alam sekitar. Untuk 2020, finalis lainnya antara lain berasal dari Brazil, Italia, Jepang, Korea Selatan, Kolombia, Thailand, Singapura, dan Prancis. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement