Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Depok Apresiasi Bantuan Kaki Sambung dari YKPI

Senin 08 Mar 2021 16:41 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah

Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kaki palsu (ilustrasi)

Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kaki palsu (ilustrasi)

Foto: Thoudy Badai
Bantuan kaki sambung diberikan untuk dua warga di Kecamatan Sukmajaya.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengapresiasi pemberian bantuan kaki sambung dari Yayasan Kemanusiaan Pesona Indonesia (YKPI). Hal itu diutarakan Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, Senin (8/3). "Saya apresiasi YKPI yang telah memberikan bantuan berupa kaki sambung untuk dua warga di Kecamatan Sukmajaya," ujar Imam.

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan suatu gerakan kepedulian masyarakat yang perlu digaungkan. "Mudah-mudahan semakin banyak komunitas lainnya ikut membantu warga yang kesulitan, baik dari segi ekonomi, disabilitas, dan lain sebagainya," terang Imam.

Menurut Imam, dengan bantuan dari YKPI juga sekaligus membantu pemerintah mewujudkan target pembangunan di Kota Depok. "Salah satunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Semoga penerima bantuan ini dapat semangat lagi dalam menjalankan aktivitasnya," tuturnya.

Baca Juga

Ketua YKPI, Indiyani mengatakan, pihaknya memberikan tiga bantuan kaki sambung kepada penerima yang berasal dari dalam dan luar Kota Depok, antara lain Muhammad Iqbal Setiansyah dan Atasa Putri yang masing-masing berusia empat tahun. Satunya lagi diberikan kepada Pak Adi Sana usia 57 tahun, warga Bojonggede. "Bantuan ini merupakan program kemanusiaan untuk membantu masyarakat disabilitas, dari anak-anak hingga dewasa," ungkapnya.

Tidak hanya kaki sambung, lanjut Indiyani, pihaknya juga telah mendonasikan tangan sambung ke seluruh Indonesia. "Untuk di Kota Depok, ini yang pertama kalinya kami berikan bantuan," pungkasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA