Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Dua Korban Tenggelam di Pantai Sukabumi Belum Ditemukan

Ahad 07 Mar 2021 21:30 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Endro Yuwanto

Ilustrasi tenggelam.

Ilustrasi tenggelam.

Foto: Foto : MgRol112
Anak-anak itu terseret arus ombak pantai di Dermaga Regional Karang Sari.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Proses pencarian terhadap dua orang korban tenggelam di Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus dilakukan. Namun hingga Ahad (7/3) sore, kedua korban belum dapat ditemukan oleh petugas SAR gabungan.

Sebelumnya, sebanyak tiga orang anak tenggelam di pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Ahad (7/3) pagi. Dari tiga orang korban tersebut, sebanyak satu orang berhasil diselamatkan dan dua orang lainnya, Pahir (13 tahun) dan Iki (9), masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Dari data Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), tiga orang anak-anak terseret arus ombak pantai di Dermaga Regional Karang Sari, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Ahad pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

“Operasi SAR sudah dilakukan hingga Ahad sore tadi oleh tim SAR gabungan dengan hasil nihil,'' ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Hendra Sudirman, kepada wartawan.

Saat ini dilakukan pemantauan secara visual. Penyisiran akan dilanjutkan pada Senin (8/3) karena gelombang semakin tinggi.

Personel dari SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian berasal dari berbagai elemen, yakni Pos SAR Sukabumi, Polsek Palabuhanratu, Satpol Air Polres Sukabumi, Pos TNI AL Palabuhanratu, Koramil Palabuhanratu, BPBD Sukabumi, HNSI Sukabumi, Balawista Palabuhanratu. Selanjutnya ACT Sukabumi, Sarda, Siberu, Pramuka Peduli Sukabumi, masyarakat, dan keluarga korban.

Hendra menambahkan, pada pencarian hari ini tim SAR gabungan terbagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit). SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan Perahu Jukung 01 dengan luas area pencarian 2 km² di sekitar lokasi kejadian.

Kemudian pada SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian sejauh 2 km. Targetnya, korban bisa segera ditemukan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA