Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Ini Alasan Koeman Beri Kesempatan Banyak Pemain Muda Barca

Ahad 07 Mar 2021 18:40 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

 Pelatih Barcelona Ronald Koeman (kiri) memberikan instruksi kepada gelandang muda Ilaix Moriba (kanan).

Pelatih Barcelona Ronald Koeman (kiri) memberikan instruksi kepada gelandang muda Ilaix Moriba (kanan).

Foto: EPA-EFE/Alberto Estevez
Moriba masuk skuad utama Barcelona karena memang layak mendapatkan peluang.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Ronald Koeman menyebut dirinya tidak peduli dengan umur pemain saat melatih Barcelona. Ia memberikan kesempatan pada Ilaix Moriba sebagai pemain remaja terbaru yang berkontribusi di tim utama Barcelona.

Gelandang muda itu bergabung dengan Pedri, Ansu Fati, Ronald Araujo, Oscar Mingueza, dan Riqui Puig di skuad senior La Blaugrana. Moriba sudah mencetak gol saat Barca mengalahkan Osasuna 2-0, Sabtu (6/3).

Menurut Koeman, setiap kali Moriba masuk tim, selalu bisa memberikan kontribusi. Selain itu, pemain mudanya tersebut punya kemampuan yang bagus dalam mengolah bola dan punya fisik yang kuat.

''Dia terus mendorong dirinya lebih sering ke tim utama. Kami sangat bangga bisa membawa pemain muda menaikkan level,'' ujar Koeman dikutip dari Marca, Ahad (7/3).

Mantan pelatih tim nasional Belanda itu menyatakan, Moriba masuk skuad utama karena memang layak mendapatkan peluang. Sebab, hal itulah yang dilakukannya terhadap Pedri, Riqui Puig, Mingueza, dan Araujo yang punya masa depan cerah.

Koeman menegaskan, sebagai pelatih, dirinya selalu memberikan kesempatan untuk pemain muda karena mereka adalah masa depan klub.

''Tentu saja lebih mudah membawa pemain muda di Belanda karena standar liga tidak seperti di sini. Tapi saya pikir Barcelona punya banyak pemain berbakat di akademi. Mereka layak mendapat kesempatan,'' jelas Koeman.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA