Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Polisi Selidiki Video Puluhan Pemuda Bawa Celurit di Ciceri

Ahad 07 Mar 2021 09:05 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Video puluhan pemuda bawa celurit dan pedang disebut di perempatan Ciceri, Kota Serang, Banten.

Video puluhan pemuda bawa celurit dan pedang disebut di perempatan Ciceri, Kota Serang, Banten.

Foto: Youtube
Video viral menunjukkan puluhan pemuda bawa celurit disebut di Ciceri, Kota Serang.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG, BANTEN -- Polda Banten mendalami video yang viral tentang puluhan pemuda yang membawa celurit di perempatan lampu merah Ciceri Kota Serang, Banten, pada Jumat (5/3) malam. Hal itu dikonfirmasi Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi.

"Terkait video viral tersebut, Polda Banten sedang melakukan penyelidikan dan mendalami video terkait puluhan pemuda yang membawa celurit tersebut," ujar Edy Sumardi di Serang, Ahad (7/3) dini hari.

Edy Sumardi menambahkan bahwa Polda Banten telah menerjunkan personel buru sergap Ditreskrimum, Unit Jatanras, Sat Brimob dan Samapta serta Polres Serang Kota untuk mencari pelaku keonaran di video tersebut.

"Kita akan menindak tegas terkait video viral tersebut, terhadap siapa pun orang yang telah dan akan membuat kegaduhan dan resahkan warga masyarakat," ujar Edy Sumardi.

Edy menambahkan, hingga saat ini polisi terus meningkatkan pengawasan dan patroli skala besar dengan melibatkan TNI dan Satpol PP untuk melakukan patroli ke pelosok-pelosok dalam rangka pemeliharaan Kamtibmas dan memburu pelaku yang meresahkan masyarakat.

Terakhir, Edy Sumardi mengimbau seluruh masyarakat terutama para orang tua agar mengawasi anak-anaknya."Kepada seluruh masyarakat jangan coba-coba membuat keonaran di wilayah hukum Polda Banten, dan kepada seluruh orang tua agar mengawasi anak-anaknya untuk tidak keluar hingga tengah malam," kata Edy Sumardi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA