Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Perizinan Pendirian Tenda Ramadhan Dibatalkan

Ahad 07 Mar 2021 18:00 WIB

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil

Pasar Malam Ramadhan di Dubai

Pasar Malam Ramadhan di Dubai

Foto: godubai
Tenda Ramadhan izinnya dibatalkan.

REPUBLIKA.CO.ID,AJMAN—Dewan Koordinasi Amal dan Wakaf Ajman membatalakn semua izin pendirian tenda Ramadhan, untuk stan berbuka puasa, sebagai bagian dari upaya pemastian keamanan umat Islam terhadap penyebaran Covid-19. Sebagai gantinya hidangan berbuka puasa akan didistribusikan ke masjid, rumah-rumah, atau pun tempat yang telah mendapat persetujuan dewan.

Dewan menekankan perlunya semua organisasi amal yang beroperasi di emirat untuk berkoordinasi dengan Dewan untuk menentukan jumlah makanan untuk setiap lokasi, dengan komitmen untuk mendistribusikan makanan berkualitas tinggi. Maryam Ali Al Maamari, Sekretaris Jenderal Dewan, mengatakan Dewan akan mencoba mendistribusikan makanan buka puasa kepada sebanyak mungkin pekerja dan orang-orang dengan pendapatan rendah.

"Keputusan tersebut diambil dengan rencana sistematis Dewan untuk mengatasi keadaan luar biasa saat ini, secara efisien dan efektif dan sebagai tanggapan atas tindakan pencegahan dan pencegahan terhadap pandemi global," ujarnya yang dikutip di WAM, Ahad (7/3).

Baca Juga

Keputusan untuk membatalkan tenda Ramadhan, yang biasanya memberi makan ribuan orang setiap hari secara gratis sepanjang bulan suci, mengikuti keputusan serupa di Dubai pekan lalu.

Pejabat mengatakan izin yang biasanya diberikan kepada organisasi amal dan donor swasta telah dibatalkan.

Tahun lalu, pertemuan buka puasa gratis dibatalkan di seluruh negeri karena pandemi dan kasus Covid-19 yang meroket.  Pihak berwenang Dubai dan Ajman belum memutuskan apakah tenda untuk buka puasa dan sahur di hotel masih akan diizinkan tahun ini, biasanya menawarkan prasmanan makan sepuasnya dengan harga tertentu.

Sebelumnya, UEA melaporkan 2.959 kasus baru Covid-19 pada hari Sabtu, dengan 14 kematian lebih lanjut. Dalam pembaruan virus korona hariannya, pemerintah mengatakan 1.901 pasien telah dibebaskan. Pembaruan juga menunjukkan 242.159 orang telah diuji, menandai salah satu hari terbesar untuk skrining hingga saat ini.

Angka ujian akhir pekan biasanya tinggi, karena orang bersiap untuk bepergian atau mendapatkan ujian mingguan atau dua mingguan seperti yang diamanatkan oleh pemberi kerja mereka.

Kematian terbaru membuat jumlah korban tewas menjadi 1.310. Sejak merebaknya pandemi, tercatat 408.236 kasus Covid-19, dengan 391.205 pemulihan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA