Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Inzaghi Merasa Lazio Tak Pantas Kalah 3-1 dari Juventus

Ahad 07 Mar 2021 08:01 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Friska Yolandha

Pelatih Lazio, Simone Inzaghi dalam pertandingan Juventus vs Lazio, Sabtu (6/3) waktu setempat.

Pelatih Lazio, Simone Inzaghi dalam pertandingan Juventus vs Lazio, Sabtu (6/3) waktu setempat.

Foto: Tano Pecoraro/LaPresse via AP
Lazio sebenarnya mempunyai peluang cukup bagus yang berpotensi menjadi gol.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Pelatih Lazio Simone Inzaghi merasa timnya pantas mendapatkan hasil lebih daripada kekalahan 3-1 ketika melawan Juventus dalam pertandingan Serie A, di Stadion Juventus, Ahad (7/3) dini hari WIB. Inzaghi juga menyesali pasukannya tak bisa memanfaatkan peluang ketika memimpin 1-0.

Inzaghi mengatakan timnya harus berbuat lebih banyak demi mendapatkan hasil lebih baik pada laga berikutnya. Pasalnya, hasil ini sangat mengecewakan yang sudah kalah dari Bologna pada laga sebelumnya.

Lazio sebenarnya mempunyai peluang cukup bagus yang berpotensi menjadi gol. Ketika skor imbang 1-1, sundulan Sergej Milinkovic-Savic membentur mistar gawang. Namun pada akhirnya pertandingan harus berakhir dengan kekalahan 3-1.

“Sulit untuk mengomentari hasil 3-1 setelah pertandingan itu, tetapi ternyata apa yang kami lakukan tidak cukup dan kami harus berbuat lebih banyak,” kata Inzaghi kepada DAZN dilansir dari Football Italia.

Inzaghi menegaskan kekalahan tersebut menyakitkan karena permainan timnya sangat baik termasuk proses gol Lazio lahir dari proses bagus. Ia juga sangat kecewa karena Lazio kebobolan oleh serangan balik tuan rumah.

Seharusnya Lazio mendapatkan hasil lebih baik karena ia mengeklaim timnya mengendalikan permainan. Kendati demikian, ia tak akan larut dalam kekalahan tersebut. Inzaghi akan membawa Lazio bangkit karena jalan masih panjang.

Hasil ini membuat Lazio semakin terlempar dari perebutan posisi empat besar. Mereka kini duduk di posisi ketujuh dengan mengemas 43 poin dan terpaut enam poin dari tim posisi keempat Atalanta.

“Jelas, kami berjalan di belakang jadwal, tapi kami telah berlari untuk mengejar ketinggalan, kemudian kehilangan beberapa pemain penting. Kami harus terus maju dan tidak kehilangan kepercayaan diri,” ujarnya.

Secara teori semestinya Lazio memiliki stamina lebih segar daripada Juventus mengingat pertandingan melawan Torino ditunda. Namun dalam laga tersebut mereka kehabisan tenaga lebih cepat daripada tuan rumah.

Inzaghi mengakui gol pertama Juventus membuatnya marah karena sebelum gol itu terjadi Juventus tak mendapatkan satu tembakan ke gawang. Inzaghi tak memungkiri kehilangan beberapa pemain secara bersamaan cukup mengganggu permainan.

“Kami harus melihat ke depan, kami tahu bahwa kami sedang mengejar ketinggalan, tetapi kami ingin memberikan yang terbaik,” Inzaghi menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA