Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Inzaghi Sulit Komentari Kekalahan Lazio Vs Juventus

Ahad 07 Mar 2021 07:53 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Yudha Manggala P Putra

 Pelatih kepala Lazio Simone Inzaghi bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Bologna Fc vs S.S. Lazio di stadion Renato Dall

Pelatih kepala Lazio Simone Inzaghi bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Bologna Fc vs S.S. Lazio di stadion Renato Dall

Foto: EPA-EFE/GIORGIO BENVENUTI
Inzaghi menyebut kekalahan tersebut menyakitkan karena Lazio bermain bagus.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Manajer Lazio Simone Inzaghi mengaku sulit mengomentari kekalahan timnya dari Lazio. Ia merasa timnya pantas mendapatkan hasil lebih ketimbang kalah 3-1 melawan Juventus dalam pertandingan Serie A, di Stadion Juventus, Ahad (7/3) dini hari WIB.

Inzaghi juga menyesali pasukannya tak bisa memanfaatkan peluang ketika memimpin 1-0. Inzaghi mengatakan timnya harus berbuat lebih banyak demi mendapatkan hasil lebih baik pada laga berikutnya. Pasalnya, hasil ini sangat mengecewakan. Apalagi mereka sudah kalah dari Bologna pada laga sebelumnya.

Lazio sebenarnya mempunyai peluang cukup bagus yang berpotensi menjadi gol. Ketika skor imbang 1-1, sundulan Sergej Milinkovic-Savic membentur mistar gawang. Namun pada akhirnya pertandingan harus berakhir dengan kekalahan 3-1.

“Sulit untuk mengomentari hasil 3-1 setelah pertandingan itu, tetapi ternyata apa yang kami lakukan tidak cukup dan kami harus berbuat lebih banyak,” kata Inzaghi kepada DAZN dilansir dari Football Italia.

Inzaghi menegaskan kekalahan tersebut menyakitkan karena permainan timnya sangat baik termasuk proses gol Lazio lahir dari proses bagus. Ia juga sangat kecewa karena Lazio kebobolan oleh serangan balik tuan rumah.

Seharusnya Lazio mendapatkan hasil lebih baik karena ia mengeklaim timnya mengendalikan permainan. Kendati demikian, ia tak akan larut dalam kekalahan tersebut. Inzaghi akan membawa Lazio bangkit karena jalan masih panjang.

Hasil ini membuat Lazio semakin terlempar dari perebutan posisi empat besar. Mereka kini duduk di posisi ketujuh dengan mengemas 43 poin dan terpaut enam poin dari tim posisi keempat Atalanta.

“Jelas, kami berjalan di belakang jadwal, tapi kami telah berlari untuk mengejar ketinggalan, kemudian kehilangan beberapa pemain penting. Kami harus terus maju dan tidak kehilangan kepercayaan diri,” ujarnya.

Secara teori semestinya Lazio memiliki stamina lebih segar daripada Juventus mengingat pertandingan melawan Torino ditunda. Namun dalam laga tersebut mereka kehabisan tenaga lebih cepat daripada tuan rumah.

Inzaghi mengakui gol pertama Juventus membuatnya marah karena sebelum gol itu terjadi Juventus tak mendapatkan satu tembakan ke gawang. Inzaghi tak memungkiri kehilangan beberapa pemain secara bersamaan cukup mengganggu permainan.

“Kami harus melihat ke depan, kami tahu bahwa kami sedang mengejar ketinggalan, tetapi kami ingin memberikan yang terbaik,” Inzaghi menegaskan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA